Roro Penarik-Jagoh Kian Diminati Warga, Pemerintah Perlu Buat Rute Reguler

610
Pesona Indonesia
 Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat, Pudji Hartanto Iskandar (baju putih) bersama Bupati Lingga, Alias Wello, usai meresmikan roro penarik beberapa waktu lalu. foto:hasbi/batampos
Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat, Pudji Hartanto Iskandar (baju putih) bersama Bupati Lingga, Alias Wello, usai meresmikan roro penarik beberapa waktu lalu. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Belum sebulan diresmikan tol laut roll on roll off (Roro) Penarik-Jagoh oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat, Pudji Hartanto Iskandar akhir Mei lalu, kini menjadi salah satu akses favorit warga Kabupaten Lingga yang menghubungkan dua pulau besar Lingga dan Singkep.

Pantauan dilapangan, sejak dibukanya pelabuhan roro Penarik-Jagoh selalu ramai oleh penumpang. Baik warga Daik maupun warga Dabo yang menggunakan untuk menyeberang ke pusat pemerintahan. Jarak tempuhnya yang juga sangat dekat dari pusat ibukota yakni lebih kurang 20 menit memungkinkan penumpang yang ingin membawa kendaraan lebih memilih menggunakan akses roro ketimbang naik ojek ataupun menyewa kendaraan masyarakat.

“Dari dibuka sampai sekarang, banyak sekali warga yang memilih akses ini. Baik warga Dabo yang bekerja di Daik, atau juga warga Daik yang memiliki urusan di Dabo,” jelas Ardy salah seorang warga Lingga.

Adanya akses ini dikatakan Ardy cepat atau lambat membuat ekonomi di Kabupaten Lingga akan semakin berkembang. Baik transportasi orang, barang, jasa maupun pariwisata lokal.

“Sayangnya karena masih baru, roro hanya melayani hari Selasa dan Kamis. Kalau dilihat-lihat, dari ramainya warga yang menjadi pengguna jasa ini dan keperluan yang banyak, kedepan pemerintah perlu mengaktifkan jadwal rutin. Kalau perlu setiap hari,” kata dia.

Sementara untuk tarif penyeberangan Roro Penarik-Jagoh dirasakan Ardy cukup murah. Untuk orang dewasa dikenakan tarif Rp 11 ribu. Sedang anak-anak dikenakan biaya Rp 8 ribu perorang.

“Sangat murahlah. Kalau bawa motor cuma Rp 30 ribu. Kita tidak perlu sewa motor lagi baik Penarik maupun di Jagoh. Akses ini sangat membantu warga selama ramadan ini. Kita berharap, secepatnya roro ini bisa diaktifkan setiap hari Daik dan Dabo,” tutupnyam (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar