Sehabis Libur Lebaran, PNS Dilarang Ambil Cuti

835
Pesona Indonesia
Ilustrasi PNS. foto:jpnn
Ilustrasi PNS. foto:jpnn

batampos.co.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Yuddy Chrisnandi, menegaskan tidak main-main dengan larangan bagi PNS untuk tidak mengambil cuti tahunan pasca Idul Fitri 1437.

Hal itu menyusul dikeluarkannya SE yang ditujukan kepada seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) baik pusat maupun daerah. Melalui SE tersebut, MenPAN-RB mengimbau para PPK agar mengatur dan mengawasi pegawainya dalam mengambil cuti tahunan pascalebaran.

“Waktu libur dan cuti bersama sudah 10 hari. Jadi cukup untuk merayakan lebaran dan bersilaturahmi dengan sanak keluarga di kampung halaman,” kata Yuddy saat blusukan di Banyuwangi, Jumat (24/6).

Yudi menegaskan, bila ada yang tetap nekad, akan ada sanksi tegas diberikan kepada PNS bersangkutan. Sanksinya bahkan lebih tegas dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Kenapa saya larang cuti, karena pascalebaran masyarakat dipastikan akan menumpuk untuk minta pelayanan. Mulai dari pelayanan kesehatan, BPJS, KTP, SIM, STNK, perizinan dan lain-lain. Hanya pegawai yang saat lebaran melaksanakan tugas, yang boleh ambil cuti tahunan pascalebaran,” tegasnya.

Seiring dengan kebijakan itu, Menteri mengingatkan pentingnya penerapan sistem absen elektronik di seluruh instansi pemerintah.

Hal itu sangat membantu pengawasan terhadap PNS. Kalau instansi saat ini sudah menerapkan, tinggal ditingkatkan lagi, menjadi terintegrasi sehingga pimpinan bisa mengawasi disiplin PNS secara real-time. (jpnn)

Respon Anda?

komentar