Waspadai Upal Saat Transaksi

832
Pesona Indonesia
Waspada peredaran uang palsu. Foto: istimewa
Waspada peredaran uang palsu. Foto: istimewa

batampos.co.id – Momentum perayaan hari besar keagamaan, seperti Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri, aktivitas perdagangan dan jual beli mengalami peningkatan yang cukup siginifikan di pasar. Untuk itu pihak kepolisian menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap uang palsu (Upal).

”Pelaku tindak kriminal biasa memanfaat keadaan untuk mendapatkan keuntungan. Misalnya, saat Ramadan sekarang dan menjelang masuknya Hari Raya Idul Fitri kondisi pasar yang ramai dapat dijadikan tempat untuk pelaku tindak kriminal untuk menyebabkan upal. Masyarakat, khususnya para pedagang di pasar harus waspada dengan peredaran upal,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Dwihatmoko Wiroseno, Kamis (23/6).

Sejauh ini, katanya, memang belum ada laporan dari masyarakat tentang ditemukannya upal. Namun, sebagai aparat yang bertugas melayani, melindungi dan menegakkan hukum, tidak ada salahnya mengingatkan agar tidak ada masyarakat yang menjadi korban atau dirugikan. Kepada para pedagang untuk selalu mengecek uang kertas biasanya pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu yang dipalsukan.

”Tidak menutup kemungkinan, modus pelaku yang akan menggunakan uang palsu dengan cara menumpuk beberapa lembar uang palsu dengan uang asli. Jika demikian, maka tetap melakukan perhitungan dan memeriksa uang diserahkan dari pembeli kepada penjual. Kepada seluruh masyarakat, kita berharap kalau menemukan Upal dapat segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat,” ungkapnya.

Menurut Dwihatmoko, modus lain yang biasa digunakan oleh pelaku pengedar upal pada waktu malam hari dengan membeli sesuatu dengan harga yang murah dan menggunakan uang kertas pecahan Rp 100 ribu. Misalnya, berbelanja hanya Rp 5 ribu, tapi di bayar dengan uang Rp 100 ribu, maka hal ini perlu diwaspadai dan pastikan uang yang digunakan bukan upal. Selain itu, kepada masyarakat juga dia mengghimbau untuk berhati-hati ketika sedang berbelanja di pasar. Pastikan, dompet atau barang berharga berada dalam genggaman. Agar terhindar dari menjadi korban kejahatan. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar