BNNP Kepri Razia 206 Pengemudi Moda Transporasi Di Batam

874
Pesona Indonesia
Anggota BNN memeriksa urin kapten dan nakoda kapal tujuan singapore dan malaysia di Pelabuhan Ferry Terminal Batamcenter, Jumat (24/6). F.Rezza Herdiyanto untuk Batam Pos
Anggota BNN memeriksa urin kapten dan nakoda kapal tujuan singapore dan malaysia di Pelabuhan Ferry Terminal Batamcenter, Jumat (24/6). F.Rezza Herdiyanto untuk Batam Pos

batampos.co.id – BNNP Kepri tes urine sebanyak 206 orang pengemudi moda transportasi laut, dan udara pada Jumat (24/6) lalu. Dari ratusan yang di tes urine, hanya satu orang saja yang positiv menggunakan narkoba yakni awak kapal di Pelabuhan Internasional Batamcenter.

“Razia bentuk pengawasan BNNP Kepri menjaga keamanan dan keselamatan penumpang selama mudik,” kata Kepala BNNP Kepri, Benny Setiawan pada Batam Pos, kemarin.

Ia mengatakan tes urine terhadap pengemudi moda transportasi ini dirasa sangat perlu. Sebab menurutnya para pengemudi ini membawa puluhan hingga ratusan jiwa dalam kendaraanya. “Bila pengemudi dalam pengeruh narkoba, bisa berbahaya untuk penumpangnya,” ungkapnya.

Benny tak ingin selama mudik Idul Fitri 1437 H ini, ada hal-hal yang tak diinginkan terjadi akibat pengemudi memakai narkoba. “Kami merasa perlu melakukan antisipasi, dengan tes urine ini,” ujarnya.

Humas BNNP Kepri Marini mengatakan bahwa razia yang dilakukan pihaknya di berbagai tempat yakni Pelabuhan Punggur, Pelabuhan Internasional Batamcenter, Pelabuhan Sekupang dan Bandara Internasional Hang Nadim. Marini mengungkapkan bahwa tempat-tempat itu menjadi keluar bagi penumpang yang ingin mudik ke beberapa daerah.

Razia yang dilakukan di Bandara Internasional Hang Nadim, Marini mengungkapkan sekitar 57 orang yang tes urinenya yang terdiri dari 20 orang cewe dan 37 cewe. “Ada pramugrari, pilot dan pengawas bandara,” pungkasnya. (ska)

Respon Anda?

komentar