Feri Rusak Lagi, Penumpang Tujuan Lingga Berbuka Puasa di Laut

1273
Pesona Indonesia
Kapal feri MV Arena yang melayani rute Daik-Tanjungpinang. foto:hasbi/batampos
Kapal feri MV Arena yang melayani rute Daik-Tanjungpinang. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Akibat rusaknya salah satu armada transportasi laut yang melayani rute ke Lingga, ratusan penumpang terpaksa berbuka puasa dikapal, Jumat (24/6). Buruknya akses laut dan sering rusaknya armada yang melayani transportasi mengganggu waktu keberangkatan dan kedatangan penumpang juga kenyamanan penumpang selama bulan Ramadan.

Informasi yang diperoleh koran ini, salah satu armada yakni Mv Lingga Permai rusak lagi. Akibatnya penumpang menumpuk di Tanjungpinang dan keberangkatan terpaksa digantikan oleh MV Arena 3 yang harus pulang-pergi (PP). Penumpang baru sampai di Pelabuhan Tanjung Buton Lingga pukul 18.45 WIB. Hal ini membuat kecewa ratusan penumpang dengan buruknya pelayanan dan konektivitas ke Kabupaten Lingga.

“Dari dulu sampai hari ini tidak ada yang berbuah. Feri buruk masih dipakai di Bunda Tanah Melayu ini. Entah kapan kita pulang kampung nyaman,” kesal Abu, salah seorang penumpang yang harus melanjutkan perjalanan darat lebih kurang 40 kilometer dari Pelabuhan Tanjung Buton ke Kecamatan Lingga Timur.

Selain memperlambat waktu kedatangan, dijelaskan Abu, para penumpang feri juga kesulitan mendapatkan angkutan darat seperti ojek. “Penumpang tergadai di Tanjung Buton, ojek tidak ada karena sudah malam,” bebernya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ozi, salah seorang warga lainnya mengatakan karena keterlambatan yang terjadi membuat penumpang harus berbuka di feri dengan juadah seadanya. “Ya karena waktu berbuka sudah sampai, jadi berbuka di kapal. Pakai air putih saja,” jelasnya.

Meski belum memasuki puncak lonjakan mudik, namun jadwal libur kuliah mahasiswa Lingga yang jumlahnya ribuan orang diluar daerah membuat tiket feri hingga hari Minggu (26/6) sudah terjual habis. Sementara kondisi kapal yang rusak belum dapat diketahui secara pasti kapan beroprasi kembali.

Sementara dinas terkait belum dapat dikonfirmasi mengenai arus mudik dan buruknya armada yang melayani. Beberapa kali di hubungi media, dinas perhubungan tidak memberikan komenetar. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar