Polisi Tangkap 4 Kapal Pencuri Ikan Dari Vietnam

888
Pesona Indonesia
Dua anggota Polair sedang menjaga kapal yang digunakan melakukan pencurian ikan di Natuna yang di sandarkan di Pelabuhan Batuampar, Jumat (24/6). Dari empat kapal yang diamankan juga diamankan sedikitnya 33 ABK. F Cecep Mulyana
Dua anggota Polair sedang menjaga kapal yang digunakan melakukan pencurian ikan di Natuna yang di sandarkan di Pelabuhan Batuampar, Jumat (24/6). Dari empat kapal yang diamankan juga diamankan sedikitnya 33 ABK. F Cecep Mulyana

batampos.co.id – Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Baharkam Polisi Republik Indonesia (RI) menangkap empat kapal asing berbendera Vietnam pelaku illegal fishing di perairan Natuna, Jumat (19/6).

“Mereka ditangkap saat Ditpolair Baharkam Polri BKO (bawah kendali operasi) Polda Kepri melaksanakan patroli di laut China Selatan,” jelas Kapolda Kepri, Brigjen Sambudi Gustian saat ekspose di Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar, kemarin (24/6).

Adapun empat kapal yang ditangkap antara lain KM BV 5162 TS GT 70 dengan nahkoda Nguyen Van Tien, KM BV 4557 TS GT 20 dengan nahkoda Huang Minh Tuang, KM BV 92639 TS GT 100 dengan nahkoda Tran Van Phuc dan KM BV C459 TS GT 70 dengan nahkoda Nguyen Van Huan.

Bersama dengan empat orang nahkoda, polisi juga menangkap 29 anak buah kapal, dan ikan hasil tangkapan sekitar 8 ton.

Pencuri-pencuri ikan ini akan dihukum berat karena menangkap ikan di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.”Mereka melanggar Pasal 93 Ayat 2 UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan dan diancam pidana penjara paling lama enam tahun dan denda Rp 20 miliar Rupiah,” ujarnya lagi.

Pelaku illegal fishing ini juga melanggar Pasal 92 UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan.” Mereka melakukan penangkapan ikan tanpa SIUP,” jelasnya.

Saat ini kapal-kapal pelaku illegal fishing tersebut telah diserahkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri kepada Mako Ditpolair Kepri untuk diamankan.(Leo)

Respon Anda?

komentar