Polres Karimun Serahkan Rp 177 Juta Zakat Profesi ke Baznas

1608
Pesona Indonesia
Kapolres Karimun menyerahkan zakat profesi ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karimun. foto:tri haryono/batampos
Kapolres Karimun menyerahkan zakat profesi ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karimun. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Polres Karimun menyerahkan zakat profesi ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karimun sebesar Rp177.463.200 dari 1.531 anggota Polres Karimun yang membayar zakat profesi selama lima bulan, Jumat (24/6). Penyerahan zakat profesi tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Armaini yang diterima langsung Ketua Baznas Karimun Atan AZ.

”Alhamdulillah, setiap tahun pengumpulan zakat profesi dari anggota Polri meningkat. Dan saya serahkan, buat disalurkan kepada yang membutuhkan. Apalagi menjelang lebaran ini, bisa dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lebaran,” kata Kapolres Karimun kepada Ketua Baznas Karimun di ruang Kabag Sumda Kompol Dunya Harun.

Dikatakan, pengumpulan zakat profesi dimulai sejak bulan Januari yang terkumpul sebanyak Rp 35.329.900. Kemudian bulan Februari hanya Rp 35.272.900 dan bulan Maret naik menjadi Rp 35.505.000. Selanjutnya, bulan April naik menjadi Rp 35.677.700 dan bulan Mei tetap dari 1.531 personil anggota Polri yang bertugas di wilayah Polres Karimun. ”Insya Allah, terus kita lebih giatkan lagi kepada anggota untuk berzakat profesi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Karimun Atan AZ mengucapkan terimakasih atas kesadaran berzakat profesi dari Polres Karimun yang setiap tahunnya terus bertambah. Pihaknya menghimbau agar instansi lainnya, supaya menggalakan zakat profesi bagi pegawai maupun karyawannya.

Zakat profesi adalah zakat atas penghasilan yang diperoleh dari pengembangan potensi diri yang dimiliki seseorang dengan cara yang sesuai syariat islam, seperti upah kerja rutin, profesi dan sebagainya. Sebab, dalam menghitung ukuran nisab zakat profesi, khususnya di lingkungan PNS, TNI dan POLRI sudah ditetapkan Undang-undang APBN dan diberikan gajinya tiap bulan.
”Mari kita galakan zakat profesi, siapa lagi kalau bukan kita yang membantu saudara-saudara kita kurang mampu,” ajaknya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar