Tim Pengawas THR Disnaker Pantau Pembayaran THR di Perusahaan

874
Pesona Indonesia
(ilustrasi)
(ilustrasi)

batampos.co.id – Terbitnya Peraturan Menteri Tenaga kerja (Permenaker) nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya (THR), langsung direspon Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Karimun. Tim pengawasan yang dibentuk untuk mendatangi perusahaan dan menyampaikan batas akhir pembayaran THR mulai bekerja.

”Sudah sepekan lalu tim pengawasan turun ke perusahaan-perusahaan. Tapi, bukan dalam rangka sosialisasi. Melainkan, untuk memberitahukan dan mengingatkan kepada pihak perusahaan bahwa sesuai Permenaker Nomor 6 tahun 2016 pembayaran THR paling lambat seminggu sebelum hari raya. Dan, untuk tahun ini pembayarannya pada Kamis (30/6),” ujar Kepala Disnaker Kabupaten Karimun, Ruffindy Alamsjah, kemarin.

Sampai hari ini, katanya, tim pengawasan masih bekerja. Hal ini mengingat Permenaker Nomor 6 tahun 2016 ini berbeda dengan Permenaker sebelumnya yang mengatur tentang THR. Dalam ketentuan yang terbaru, pekerja atau buruh yang bekerja secara terus menerus selama satu bulan berhak mendapatkan THR sesuai dengan porsinya. Yakni, dengan perhitungan 1/12 x gaji yang diterima.

”Sedangkan jika peraturan sebelumnya itu THR hanya dibayarkan kepada buruh minimal kerja 3 bulan. Untuk itu, dengan adanya peraturan menteri yang baru, tim pengawasan langsung bekerja. Hasil sementara perusahaan yang didatangi oleh tim menyatakan kesiapan dan kesanggupannya untuk melaksanakan amanat dari Permenaker Nomor 6 tahun 2016 tersebut,” papar Ruffindy.

Posko untuk pengaduan THR, Ruffindy menyebutkan, tidak dibuka di tempat tertentu atau di luar kantor. ”Melainkan, sejak beberapa hari lalu kita sudah membuka tempat pengaduan di kantor kita sendiri. Dan, aktivitas kantor sendiri secara efektif akan berakhir Kamis (30/6). Untuk itu, kita minta tidak ada perusahaan yang belum membayar THR pada tanggal tersebut. Artinya, pada tanggal tersebut semua pekerja sudah mendapatkan THR,” tegasnya. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar