Kejahatan Meningkat karena Banyak Pengangguran

908
Pesona Indonesia
Terduga pelaku pembunuhan RT Tiban Lama saat digiring polisi di Polsek Lubukbaja. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Terduga pelaku pembunuhan RT Tiban Lama saat digiring polisi di Polsek Lubukbaja. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id –¬†Maraknya aksi kejahatan di Batam, terutama jelang Lebaran, diduga akibat tingginya angka pengangguran di kota ini. Tingginya kebutuhan jelang Lebaran kemudian keinginan mudik namun biaya tiket yang mahal memicu tindak kriminal.

“Ini seperti mata rantai, di mana semakin banyak penggangguran semakin tinggi kriminalitas,” ujar Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam, Ruslan M Ali Hasyim, Sabtu (25/6/2016).

Beberapa kasus kriminal yang menghebohkan di Kota Batam seperti penikaman tokoh masyarakat di Tiban menandakan masih rapuhnya tingkat kesadaran masyarakat. Hal ini semakin diperparah dengan kondisi ekonomi yang semakin sulit dengan rasa aman dan nyaman yang kian semakin mahal.

“Di sinilah diminta fungsi pemerintah dan pihak kepolisian dalam menyediakan lapangan pekerjaan dan memberi rasa aman dan nyaman bagi warganya,” sebut Ruslan.

Ditanya keamanan lingkungan, Ketua DPD Partai Golkar Batam ini mengaku pada dasarnya bukan hanya tugas pokok kepolisian. Peran serta masyarakat dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas juga sangat diperlukan. Salah satunya yakni menghidupkan kembali program Siskamling.

Kehadiran siskamling, lanjutnya juga dapat mendukung program pemerintah daerah dan kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif. Siskamling sangat diperlukan untuk menjaga keamanan lingkungan guna mendeteksi dini terhadap tindak kejahatan dan gangguan keamanan.

“Kenapa bisa terjadi kriminalitas, ya karena sistem pengamanan lingkungan yang sudah hilang. Selain lapangan pekerjaan, pemko juga harus tegas mengaktifkan siskamling ini,” bebernya.

Terkait kinerja polisi, Ruslan memberi apresiasi yang tinggi. Banyak kasus besar yang diungkap dalam waktu singkat. Selain itu, dewan mendukung kepolisian menindak tegas pelaku kejahatan.

“Kalau polisi tak ada masalah. Tinggal pemerintah menyediakan lowongan pekerjaan yang cukup serta masyarakat menjadi mitra polisi dalam menjaga keamanan wilayahnya,” kata Ruslan.¬†(ska/opi/eja/she/rng/ceu/cr13/bp)

Respon Anda?

komentar