Kondisi Bayi Rupawan yang Hendak Dijual ke Singapura Itu Makin Membaik

1303
Pesona Indonesia
 Seorang perawat sedang mengurus Achiang di ruang bayi RSB Kasih Sayang Ibu, Kamis (16/6). F. eggy /Batam Pos
Seorang perawat sedang mengurus Achiang di ruang bayi RSB Kasih Sayang Ibu, Kamis (16/6). F. eggy /Batam Pos

batampos.co.id – Polda Kepri terus melengkapi berkas tiga orang tersangka (Ya, Ba, dan Ea) kasus perdagangan bayi yang diamankan pada beberapa waktu lalu di Bengkong.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian, ketiganya hanya mengaku baru dua kali melakukan tindakan tak bermoral tersebut.

Baca Juga: Perdagangan Bayi Khusus Dijual Ke Luar Negeri : Ada Pemesan, Baru Cari Bayi

“Pengakuannya yah baru dua kali, kami belum dapat pengakuan tersangka mengenai adanya bayi lain yang akan dijual,” kata Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, Kompol Ponco Indrio, Sabtu (25/6/2016).

Baca Juga: Bayi Achiang Sempat Ditinggal Semalaman

Hingga saat ini, Ponco mengungkapkan ketiganya terbukti berperan aktif dalam praktik perdagangan penjualan bayi.

“Pemilik rumah yang ikut kami bawa saat penggerebekan, statusnya masih saksi. Belum ada bukti yang mengarah ke sana,” ungkapnya.

Baca Juga: Banyak Yang Ingin Adopsi Bayi Achiang Karena Rupawan

Bayi laki-laki malang tersebut, masih berada di rumah sakit kasih sayang ibu. “Kondisinya sehat,” ujar Ponco.

Kapan bayinya dipulangkan? Ponco mengatakan belum tahu. Sebab orangtua bayi tersebut mengaku tak mampu membiayai kebutuhan anaknya. “Belum tahu, sebab orangtuanya menolak,” ucapnya.

Baca Juga: Sindikat Ini Sudah Pernah Jual Bayi Perempuan Seharga Rp 55 Juta

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian berhasil meringkus Ya, Ba, dan Ea saat hendak menjual bayi ke Warga Negara Singapura. Bayi tersebut akan dijual dengan harga 8000 dollar Singapura. (ska)

Baca Juga:
> Kakak Tersangka Tidak Tahu Menahu, ‘Saya Kaget Dititipin Bayi’
> Penjual Bayi Achiang Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara
> Bayi Achiang Dijual 8 Ribu Dolar Singapura

Respon Anda?

komentar