Polisi Batam Tetapkan Dua Orang Tersangka Trafiking Calon TKI Asal Jabar

821
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang menetapkan dua orang sebagai tersangka tarfiking.

Dua tersangka itu ditetapkan setelah Polisi melakukan pemeriksaan terhadap 6 orang calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal menuju Malaysia.

Adapun dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, yaitu Agus dan Toni. Keduanya merupakan penyalur dari calon TKI ilegal tersebut.

“Ada dua orang yang kita tetapkan sebagai tersangka. Mereka berdua ialah penyalurnya,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian, Sabtu (25/6).

Lebih lanjut Memo menjelaskan untuk pembuatan paspor TKI ilegal ini dilakukan langsung oleh dua orang penyalur yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut.

“Paspor yang dipakainya itu paspor untuk wisata atau jalan-jalan. Namun sampai disana mereka gunakan untuk bekerja,” lanjutnya.

Hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku mendapatkan imbalan sebesar Rp 15 juta tiap satu orang TKI.

“Mereka berdua ini menyiapkannya TKI ilegal ini. Sampai di sana (Malaysia) nanti ada pemesannya. Baru nanti dikumpulkan sebelum dijadikan pembantu rumah tangga,” pungkasnya.

6 calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal berasal dari Provinsi Jawa Barat. Mereka akan menuju Malaysia melalui Batam.

Penggagalan penyelundupan tenaga kerja gelap tersebut dilakukan polisi pada Kamis, 23 Juni 2016, sekitar pukul 08.00 WIB di Pom Bensin Sukajadi.

Penangkapan ini berawal dari adanya laporan LSM.

“Awalnya kami dapat info dari LSM, bahwa akan ada pengiriman TKI ilegal yang mau dibawa ke Malaysia,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian, Kamis (23/6). (egi)

Respon Anda?

komentar