TNI AL Tangkap Nelayan yang Gunakan Bom untuk Tangkap Ikan di Natuna

1293
Pesona Indonesia
KRI Teuku Umar. (inzet: barang bukti peledak yang digunakan untuk cari ikan)
KRI Teuku Umar. (inzet: barang bukti peledak yang digunakan untuk cari ikan)

batampos.co.id – Nalayan Subi dan Serasan Kabupaten Natuna resah dengan ulah nelayan yang mencari ikan dengan menggunakan bom. Mereka lapor ke TNI AL di sana.

Berbekal laporan itu Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-4 TNI AL menangkap tangan 15 orang pelaku pengeboman ikan.

Menggunakan KRI Teuku Umar – 385  ke 15 orang pelaku pengeboman dibawa ke Lanal Ranai.

Menurut Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Arif Badrudin Kelimabelas pelaku akan diadakan pembinaan dan pelatihan dari Lanal Ranai berupa pelatihan budidaya rumput laut dan perikanan agar mereka tidak lagi melakukan tindakan yang sangat merugikan tersebut.

Selain itu kata Danlanal Ranai KKP dalam waktu dekat akan bekerja sama dengan koperasi Lanal Ranai dalam bentuk penyediaan 62 keramba jaring apung, 10 pompong berukuran  5 GT dari KKP dan jaring., bantuan tersebut akan dikelola bagi 18 orang nelayan pembius ikan yang sudah dibina selama 1 bulan di Mako Lanal Ranai.

Sementara itu terkait dengan barang bukti Bom melotov dan detonator yang mirip dipakai TNI yang berhasil disita akan ditelusuri dari mana mereka mendapatkanya.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dispen Lantamal IV  Mayor Laut Josdy Damopolii dalam rilisnya. ***

Respon Anda?

komentar