Jelang Lebaran Aktivitas Meningkat, Polisi Imbau Warga Waspada

675
Pesona Indonesia
Tim Patroli Rainmas Sabhara Polresta Barelang menggunkakan motor patroli trail bersenjata lengkap berangkat dari Polresta Barelang untuk melakukan patroli Kota Batam untuk mengantisipasi tindak kejahatan di bulan puasa dan menjelang lebaran idul fitri, Kamis (23/6/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Tim Patroli Rainmas Sabhara Polresta Barelang menggunkakan motor patroli trail bersenjata lengkap berangkat dari Polresta Barelang untuk melakukan patroli Kota Batam untuk mengantisipasi tindak kejahatan di bulan puasa dan menjelang lebaran idul fitri, Kamis (23/6/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang lebaran dipastikan selaras dengan angka kriminalitas. Untuk mencegah timbulnya kejahatan, warga Batam diminta selalu waspada. Kewaspadaan ini itu juga ditujukan demi keamanan dari para pelaku yang memanfaatkan situasi rumah yang ditinggal mudik.

“Momen lebaran seperti ini bisa saja di manfaatkan jaringan teroris. Untuk itu, Warga yang akan mudik meninggalkan rumah harus lebih waspada,” ujar Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono, kemarin.

Persoalan demikian, sebut Hartono, menjadi prioritas pengamanan kepolisian. Caranya dengan menggelar Operasi Ketupat dan keamanan. Selain itu, pihaknya juga meminta keterlibatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap kelompok radikal seperti pengikut Kelompok Jaringan Santoso atau ISIS.

“Kita minta masyarakat lebih peka terhadap orang baru yang masuk dalam lingkungan tempat tinggal,” ucapnya.

Begitupun dengan perangkat RT dan RW harus mampu mengenali warga lama maupun yang baru. Jangan ragu untuk menegur jika ada tindakan warga yang mencurigakan segera laporkan kepada pihak kepolisian setempat. Berlakukan peraturan jika ada tamu atau pendatang baru wajib lapor bila lebih dari 1 × 24 jam.

Untuk anak-anak, para remaja agar lebih dipantau oleh orangtua setiap kegiatan atau aktifitas anak-anak jika kegiatan yang positif, orang tua harus lebih mendukung dan melarang apa saja kegiatan yang negatif. Upaya ini dilakukan agar penanganan cepat sehingga pemberantasan jaringan teroris lebih efektif.

“Wujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggalnya, peran serta seluruh komponen masyarakat sangat penting,” pungkasnya.

Anggota Komisi I DPRD Batam, Ruslan M Ali Hasyim mengaku pada dasarnya bukan hanya tugas pokok kepolisian. Peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan. Salah satunya yakni menghidupkan kembali program Siskamling. “Pada dasarnya keamanan menjadi tugas kita bersama,” sebut politisi Partai Golkar tersebut.

Mengapa siskamling, Ruslan mengaku, sebagai langka deteksi dini. Mendata dan menertibkan penduduk pendatang yang berada di lingkungan masing-masing. Hal ini bertujuan mendukung kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang lebih kondusif.

“Intinya deteksi dini, siskamling ini yang sekarang sudah banyak hilang. kepada pemko kita juga meminta untuk dihidupkan lagi,” sebutnya. (rng)

Respon Anda?

komentar