Negeri Serpihan Surga Ini Peringati Hari Jadi Tanpa Perayaan

491
Pesona Indonesia
Salah satu pulau yang berpotensi menjadi objek wisata di Anambas. foto:dok
Salah satu pulau yang berpotensi menjadi objek wisata di Anambas. foto:dok

batampos.co.id – Hari jadi Kabupaten kepulauan Anambas sudah berlalu. Namun untuk hari jadi yang ke-8 yang jatuh pada 24 Juni tahun 2016 ini tidak seperti perayaan pada tahun-tahun sebelumnya.

Pada tahun 2012 lalu, perayaan hari jadi Anambas masih sangat meriah. Banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan seperti pembagian makanan gratis, panjat pinang, balapan pompong, dragon boat dan sebagainya.

Kemudian setiap tahun mulai berkurang kegiatannya. Untuk kegiatan tahun 2013 hingga tahun 2015 kegiatan sudah mulai dititipkan disetiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Namun kegiatannya sudah tidak semarak lagi karena kegiatannya hanya terbatas.

Begitu sudah sampai di usia yang ke-8 tahun yakni tepatnya pada 24 Juni tahun 2016 ini tidak ada satupun kegiatan yang dilaksanakan. Hanya ada satu kegiatan saja yakni rapat paripurna yang dilaksanakan pada saat hari H di gedung DPRD Anambas.

Dalam rapat tersebut Ketua DPRD Imran, mengatakan pada hakekatnya memperingati hari jadi Anambas ke 8 merupakan amanat Peraturan Daerah (Perda) KKA nomo 4 tahun 2011 tentang hari jadi. Oleh sebab itu paripurna itu harus dilakukan dan diharapkan seluruh segenap aparatur pemerintah maupun potensi masyarakat dapat memperingati hari jadi.

Hari jadi merupakan suatu tonggak sejarah yang berperan sebagai rujukan dalam memacu semangat pembangunan daerah kedepan lebih baik. Maka diharapkan seluruh masyarakat dapat ikut berperan aktif di segala bidang yang terpenting untuk pembangunan anambas yang kedepan.

“Seluruh masyarakat pasti merasakan pembangunan selama 8 tahun sebelumnya, namun jangan pernah merasakan puas sebab masih banyak yang dapat dilakukan kedepannya demi membangun Anambas,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, mengatakan momentum hari jadi kali ini harus memiliki rasa cinta dan rasa memiliki terhadap Anambas sebagai negeri yang memiliki keindahan alam bahari, pesona pantai dan air lautnya bening serta karang laut yang indah yang ditaburi dengan pulau-pulau eksotis menjadikan Anambas sebagai julukan negeri serpihan surga. Ia berharap hendaknya seluruh masyarakat terpatri dalam dada tercermin dalam sikap dan terwujud dalam prilaku setiap diri pribadi masyarakat Anambas.

Lanjutnya, dalam menunjang pembangunan mesti didukung dengan kerja keras,ikhlas,cerdas sesuai dengan potensi dan profesi masyarakat masing-masing. Hal itu bertujuan untuk terciptanya masyarakat yang mandiri dan maju serta berkhlak mulia.

“Saya hanya dapat mengajak seluruh masyarakat Anambas dapat mendorong pembangunan kedepannya, hilangkan rasa praduga dan satukan visi misi agar tercapai pembangunan yang diharapkan,” pungkasnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar