Pemudik, Jangan Bawa Barang Berlebihan Ya

330
Pesona Indonesia
Arus mudik memadati Pelabuhan Beton Sekupang, Selasa (21/6). Pemudik ini menggunakan kapal Kelud tujuan Tanjung Priok, Jakarta,  F.  Dalil Harahap/Batam Pos
Arus mudik  F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id –¬†Kepala Syahbandar Sekupang, Komarrudin menghimbau kepada calon penumpang untuk tidak membawa barang yang berlebihan saat akan berangkat.

“Cukup tentengan saja yang dibawa,” ucap pria yang baru menjabat sembilan bulan ini.

Pihaknya juga akan melakukan patroli serta pengecekan jumlah penumpang yang naik.

“Jangan sampai overload, karena mau mudik dan mau untung operator mengabaikan keselamatan penumpang,” tukasnya.

Untuk harga tiket kapal di PDS, menurutnya tidak ada kenaikan sama sekali. Seperti tiket tujuan Tanjungbalai dijual Rp85 ribu, Selatpanjang Rp150 ribu, Dumai Rp350 ribu, Bengkalis Rp300 ribu, Buton Rp200 ribu, Tembilahan Rp420 ribu,.

Saat ini tiket yang terjual sudah mencapai 80 persen. Dia juga menghimbau kepada calon penumpang untuk check in 30 menit sebelum keberangkatan kapal.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja PDS, Denny Satiawan mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan menjelang arus mudik nanti. Termasuk petugas di pelabuhan nanti, dia menyiapkan dua gate untuk penumpang.

“Satu gate ada tiga orang petugas yang bertugas untuk pengecekan tiket, jadi tidak ada antrean menjelang masuk kapal,” kata dia.

Pihaknya akan memasang tiga tenda, dan kursi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di pelabuhan. Setiap tahunnya lonjakan penumpang naik sekitar 10 hingga 20 persen.

“Masing-masing tenda bisa menampung hingga 200 calon penumpang kapal,” ucapnya.

Lonjakan penumpang diperkirakan mulai terjadi di H-4 jelang lebaran, sebanyak tiga hingga empat ribu penumpang keluar Batam, sedangkan H-3 penumpang bisa mencapai delapan ribu lebih. Kondisi pelabuhan akan sangat padat sekali. Untuk itu PDS juga telah berkoordinasi dengan KantorKesehatan Pelabuhan (KKP) dan Jasa Raharja untuk penyediaan ambulance, dokter dan obat-obatan.

“Untuk jaga-jaga, mana tau ada penumpang yang sakit,” jelas dia.

Untuk keamanan selama arus mudik nanti, pihaknya juga akan dibantu pihak kepolisian, berdasarkan hasil rapat koordinasi sebanyak 20 personil polisi akan disiagakan untuk menjaga arus mudik agar berjalan kondusif.

Untuk menghindari kemacetan arus kendaraan di pelabuhan, dirinya akan memindahkan seluruh parkiran motor ke pelabuhan pancung, dan membatasi jumlah taxi pelabuhan.

“Di pelabuhan hanya disiagakan 30 taxi saja,” tukasnya.(cr17)

Respon Anda?

komentar