Tabrakan Beruntun, Imam Masjid Tewas

748
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: pixabay
Ilustrasi. Foto: pixabay

batampos.co.id – Lakalantas mengakibatkan jatuh korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan (BS), kemarin (24/6) pukul 10.10 WIB. Tabrakan beruntun melibatkan tiga mobil yaitu kijang Pick-up BD 9059 LW, Carry Pick-up BD 9791 BC dan Kuda BD 1372 B, di ruas jalan 2 jalur Jenderal Sudirman.

Akibat tabrakan tersebut, M Sulam yang mengendari Kijang pick-up meninggal dunia. Sebagaimana data dihimpun RB di lokasi kejadian.

Seperti dikutip dari BE (Jawa Pos Group) bahwa lakalantas bermula mobil pick-up yang dikendarai korban M Sulam (48) warga Kelurahan Ibul Kecamatan Kota Manna yang juga pemilik usaha terali melaju dari arah SMPN 1 BS.

Entah mengapa, mobil yang dikendarai korban yang juga imam masjid ini menabrak belakang carry Pick-up BD 9791 BC dikemudikan Riga Buana (37) warga Nanjungan Kecamatan Pino Raya. Saat itu Kijang pick up sedang berhenti di pinggir jalan depan Toko Puspita Sari.

Karena ditabrak dari belakang, carry pick-up bergerak lalu menabrak mobil Mitsubhisi Kuda BD 1372 B milik Gunawan (62) warga Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Kota Manna. Kuda saat itu juga terparkir di trotoar depan Toko Gunawan. Mobil Kuda rusak bagian belakang, lampu belakang pecah. Kemudian mobil carry milik Riga rusak berat bagian depan dan belakang.

Begitu juga mobil yang dikemudikan M. Sulam mengalami rusak berat bagian depan. Korban M Sulam mengalami luka pada bagian dada, dan dagu akibat benturan. Oleh warga yang melihat kejadian tersebut, membantu mengeluarkan korban dari mobil dan di bawa ke rumah sakit. Hanya saja saat dalam perjalanan ke RSHD Manna, korban menghembuskan napas terakhir.

“Korban jiwa atas nama M Sulam. Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Penyebab kecelakaan belum diketahui secara pasti, untuk barang bukti sudah diamankan di Mapolres BS,” ujar Kapolres BS AKBP. Napitupulu Yogi Yusuf, SH, S.IK melalui Kasat lantas AKP Andrianto, SH. (jpg)

Respon Anda?

komentar