Tabung Gas Bocor, Tiga Unit Rumah Ludes Terbakar

1154
Pesona Indonesia
Tiga unit rumah hangus terbakar dalam kebakaran di Lebong, Bengkulu. Foto: BE/JPG
Tiga unit rumah hangus terbakar dalam kebakaran di Lebong, Bengkulu. Foto: BE/JPG

batampos.co.id – Sedikitnya tiga unit rumah warga Desa Kota Donok Kecamatan Lebong Selatan ludes terbakar dilalap si jago merah, Jumat (24/6) pagi.

Belum diketahui pasti asal timbulnya api, namun dari data di lapangan diperkirakan api berasal dari tabung gas salah satu rumah warga yang terbakar. Beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah ini, hanya saja kerugian diperkirakan mencapai Rp 300 juta.

Dari tiga unit rumah yang terbakar diketahui dua rumah masing-masing miliki Absah dan Mutaha diketahui sedang berada dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya pergi ke kebun sehingga tak ada satupun perabotan rumah yang bisa diselamatkan. Sementara satu unit rumah lainnya yaitu milik Ibu Nen masih sempat mengeluarkan sebagian isi rumah karena saat kejadian terjadi ia masih berada di rumah.

Menurut Sekretaris Desa (Sekdes) Kota Donok, Hendri saputra (31) kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Api pertama kali terlihat di rumah milik Absah yang diduga berasal dari tabung gas yang berada di dapur.

Melihat adanya kobaran api, warga sekitar bergotong royong mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Tiupan angin serta kondisi rumah yang terbuat dari kayu membuat api cepat membesar hingga akhirnya merambat serta membakar dua unit rumah yang berada disebelahnya.

“Saat kejadian terjadi kondisi rumah ibu Absah dalam kondisi kosong karena sedang ditinggal ke kebun. Begitu juga dengan rumah Mutaha juga dalam kondisi kosong sehingga rumah beserta isinya ikut terbakar ludes tanpa bisa diselamatkan.

Sementara Ibu Nen yang tadi (kemarin, red) berada di rumah masih sempat mengeluarkan beberapa barang dari dalam rumah. Kerugian mungkin sekitar Rp 300 juta,” ujar Hendri.

Api berhasil dipadamkan 90 menit kemudian atau sekitar pukul 09.00 WIB oleh warga yang dibantu aparat dengan peralatan seadanya. Warga menyayangkan tak ada satupun mobil Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) milik Pemda Lebong yang turun ke lokasi kejadian saat kebakaran terjadi.

“Api berhasil dipadamkan setelah warga beserta aparat serta pengendara yang melintas bahu membahu dengan menggunakan ember. Kami berharap PemdaLebong dapat memberikan bantuan terhadap keluarga yang terkena musibah,” kata Sekdes.

Kepala BPBD Kabupaten Lebong, Drs Syamsul Bahri, yang dicoba dihubungi via telephon guna dimintai keterangan terkait tidak adanya mobil PBK yang datang kelokasi kejadian belum dapat dihubungi karena ponselnya dalam kondisi tidak aktif.

Sementara itu Wakil Bupati Lebong, Wawan Fernandez SH MKn, yang langsung turun ke lokasi kejadian mengaku telah berkordinasi dengan dinas terkait untuk membantu warga yang terkena musibah kebakaran ini. Ia meminta kepada perangkat Desa untuk dapat segera mendata kerugian yang ditimbulkan dalam kebakaran ini.

“Pemda Lebong siap membantu warga yang terkena musibah. Saya sudah berkoordinasi dengan stake holder terkait bantuan dalam pasca panik. Kepada perangkat desa kami harap segera mendata warga yang terkena musibah kebakaran ini dan segera mengajukan bantuan secara tertulis Ke Pemda,” singkat Wawan.(jpg)

Respon Anda?

komentar