Ansar Berpeluang Jadi Wagub Riau

880
Pesona Indonesia
Ansar Ahmad saat menerima penyematan lencana tanda penghargaan Satya Lencana Karya Bakti Praja Nugraha  atas prestasinya selama dua periode menjabat bupati Bintan, sempena peringatan Hari Otda Nasional di Yogyakarta, Senin (25/4). F/ist
Ansar Ahmad saat menerima penyematan lencana tanda penghargaan Satya Lencana Karya Bakti Praja Nugraha atas prestasinya selama dua periode menjabat bupati Bintan, sempena peringatan Hari Otda Nasional di Yogyakarta, Senin (25/4). F/ist

batampos.co.id – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mulai buka suara perihal santernya kabar yang menyebutkan dirinya bakal ditunjuk menjadi Wakil Gubernur Riau. Menurut pria yang pernah sepuluh tahun menjabat sebagai Bupati Bintan ini, kabar tersebut masih sekadar wacana.

“Itu semua masih wacana. Saya sendiri belum pegang apa-apa,” kata Ansar, ditemui di kediamannya di Tanjungpinang, Minggu (26/6) lalu.

Apa-apa yang dimaksudkan Ansar tak lain dan tak bukan adalah surat rekomendasi yang diterbitkan Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar. Tanpa restu Setya Novanto selaku ketua umum partai beringin, kata Ansar, mustahil bisa menduduki jabatan sebagai orang nomor dua di Provinsi Riau.

“Karena penunjukan itu wewenang Golkar Pusat dan Golkar Riau,” tukas Bapak Pembangunan Bintan ini.

Hanya saja, bila memang nantinya rekomendasi itu benar-benar ada, Ansar tidak bisa berkata tidak. Kata dia, komitmen untuk melaksanakan perintah partai adalah sesuatu yang tidak mungkin ditolak. “Ya kalau memang begitu nantinya, ya saya harus siap,” tegasnya.

Sejatinya, Ansar juga bukan benar-benar orang yang asing di Riau. Semasa mudanya dihabiskan untuk menimba ilmu di Pekanbaru. Sebelum benar-benar terjun ke dunia politik dan birokrasi yang kemudian membesarkan namanya, bapak dua anak ini juga sudah pernah bekerja di Riau.

“Kalau semisalnya nanti apa yang bisa saya berikan buat Riau itu memang benar-benar dibutuhkan, mengapa tidak. Tapi, alangkah elok wacana ini tidak perlu diperpanjang. Siapa pun kader Partai Golkar yang memang layak menjadi Wagub Riau, kita dukung saja,” pungkasnya. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar