Arus Mudik Rawan, Polda Akan Turunkan Ribuan Personil di Ramadaniya Seligi 2016

858
Pesona Indonesia
Polisi saat melakukan patroli di kawasan Batamcentre. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Polisi saat melakukan patroli di kawasan Batamcentre. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Selama arus mudik dan Idul Fitri 1437 H, Polda Kepri memetakan berbagai kerawanan terjadi. Mulai dari terbukanya peluang pelaku kejahatan, meningkatnya peredaran miras serta narkoba dengan memanfaatkan momen lebaran, dan penggunaan petasan yang tak sesuai dengan ketentuan yang ada. Selain itu Polda Kepri juga menilai faktor cuaca dan minimnya pengawasan, berpotensi terjadi kecelakaan di laut. Tingginya aktivitasi pengguna jalan, tak diimbanginya kondisi infrastruktur memicu meningkatnya angka laka lantas.

“Untuk laka laut kita berkaca pada kejadian 22 nov 2009 tenggalamnya kapal penumpang dumai ekspress dan lalu meningkatnya angka laka lantas tahun 2015,” kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP, Hartono pada Batam Pos, kemarin.

Hartono mengatakan tak ingin kejadian seperti ini terulang kembali. Pihak kepolisian merasa perlunya ada langkah antisipasi dan solusi untuk meminimalisir terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Menurut Hartono pihak kepolisian tak bisa berjalan sendirian, untuk mengatasi ini. Maka perlu dukungan dari berbagai pihak.

“Makanya Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian menggelar rapat koordinasi lintas sektoral, untuk mensinergikan pengamanan Hari Raya Idul Fitri,” ujar Hartono.

Hartono mengungkapkan, dalam rapat yang digelar tersebut. Brigjen Pol Sam Budigusdian menyebutkan upaya pertama yang harus dilakukan yakni menyamakan pola tindak bila terjadi gangguan kambtibnas.”Kapolda menyampaikan bahwa harus ada jalur komunikasi , yang selalu terpantau 24 jam. Lalu personil dan peralatan harus selalu siap siaga,” tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa Polda Kepri mulai 30 Juni akan mengelar operasi Ramadaniya Seligi 2016. Operasi ini aka digelar selama 16 hari, dengan melibatkan ribuan gabungan pasukan terdiri dari berbagai instansi.

Pada rapat koordinasi ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Komandan Korem , Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Komandan Lanud Tanjungpinang, Komandan Guskamlabar, Kepala Badan Intelijen Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Para pejabat instansi terkait, para tokoh masyarakat dan tokoh agama provinsi kepulauan riau Lalu juga dihadiri oleh para pejabat utama Polda Kepri, dan para Kapolres. (ska)

Respon Anda?

komentar