ASN di Anambas Belum Dapat THR

693
Pesona Indonesia

rupiahbatampos.co.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Anambas hingga kini belum menerima gaji 14 atau sering disebut Tunjangan Hari Raya (THR). THR tersebut merupakan gaji pokok yang harus diterima ASN tanpa adanya tambahan tunjangan lainnya.

Asisten III di Sekretariat Daerah Anambas Augus Raja Unggul, menjelaskan, belum turunnya THR untuk ASN itu karena saat ini pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah provinsi maupun dari pemerintah pusat.

Kata Augus, anggaran tersebut sebelumnya telah dianggarkan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) artinya anggarannya ada. Tetapi untuk melakukan pencairannya tetap menunggu arahan dari paling atas yaitu pemerintah pusat. “Kita masih nunggu arahan pemerintah pusat, secara pasti tanyakan dengan bagian keuangan daerah,” kata Augus.

Besarannya tergantung dari golongan suatu pegawai. Semakin tinggi golongan semakin besar THR yang diterima pegawai.

Saat ditanya kepastian gaji itu dibagikan ia tidak bisa berkomentar banyak, sebab secara teknis hal itu yang lebih mengetahuinya di bagian keuangan daerah. Ia hanya berharap dalam waktu dekat ini gaji itu sudah dibagikan ke setiap ASN, sebab seminggu lagi waktu lebaran akan tiba, tentu sebelum lebaran itu tiba para ASN akan menggunakan gaji itu untuk menambah anggaran belanjaan rumah tangganya.

Diakuinya, sudah ada beberapa pegawai yang menanyakan hak mereka ini. Namun karena saat itu belum ada kepastian maka dirinya mengaku tidak bisa menjawab secara pasti. Sesuai informasi yang ia dapat sejumlah daerah kabupaten/kota lain para ASN sudah menerima gaji 14 itu. “Kalau mau tau pastinya informasinya lebih baik tanyakan ke bagian keuangan,” ucapnya.

Sementara Rinaldi sebagai Kepala Bagian Keuangan mengatakan gaji 14 akan dibagikan mulai besok ke setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Hal itu dapat diproses setelah masing-masing SKPD membuat pengajuan kepihaknya.

“Surat edarannya sudah turun kita tinggal bagikan saja. Rencananya mulai besok sudah bisa kita bagikan,” ungkapnya ketika ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Menurutnya, pembayaran gaji pokok tanpa tunjangan sebenarnya dapat dibayarkan pada bulan juni dan bulan juli berdasarkan arahan dari pemerintah pusat, Namun dengan pertimbangan maka pemerintah daerah mulai besok akan dibagikan gaji 14 itu. “Kami sebelumnya sudah sampaikan ke setiap SKPD agar segera ajukan permohonan pencairan gaji 14,” tuturnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar