Setelah Inggris, Islandia Siap Buat Prancis Menangis

630
Pesona Indonesia
Defender Islandia, Ragnar Sigurdsson, tampil gemilang di 16 besar Euro dengan menumbangkan Inggris dengan skor 2-1, Selasa (28/6/2016) dini hari WIB. Foto: PAUL ELLIS/AFP
Defender Islandia, Ragnar Sigurdsson, tampil gemilang di 16 besar Euro dengan menumbangkan Inggris dengan skor 2-1, Selasa (28/6/2016) dini hari WIB. Foto: PAUL ELLIS/AFP

batampos.co.id – Timnas Islandia sukses membuat pemain dan publik Inggris menangis setelah menang fantastis 2-1 atas Inggris pada laga 16-besar Euro 2016 di Allianz Riviera, Selasa (28/6/2016) dinihari WIB.

Nah, di perempat final, Islandia ditantang kandidat juara yang juga sebagai tuan rumah Euro 2016, Prancis.

Namun Kolbeinn Sigthorsson dkk sedikit pun tidak takut. Kemenangan atas Inggris benar-benar membakar semangat mereka untuk berbuat sama dengan Prancis di perempat final.

Timnas asal negeri kutub utara itu bahkan siap mempermalukan Prancis di kandangnya. Seperti mereka menodai rekor yang baru dibuat kapten The Three Lions, Wayne Rooney.

Islandia bakal menerapkan strategi tak jauh saat melawan Inggris.

Seperti diektahui, Islandia memang sempat dikejutkan dengan skema menyerang Inggris. Bahkan langsung menyengat sejak permulaan laga. Pertandingan baru berjalan lima menit, The Three Lions sudah mendapat kesempatan unggul lewat hadiah penalti.

Wasit menunjuk titik putih setelah Raheem Sterling diganjal kiper Islandia, Hannes Thor Halldorsson. Wayne Rooney yang jadi eksekutor sukses membuat Inggris unggul 1-0 lewat sepakannya ke kiri bawah gawang lawan.

Akan tetapi keunggulan The Three Lions hanya bertahan satu menit. Kerja sama Kari Arnason diselesaikan dengan sontekan indah oleh Ragnar Sigurdsson. Skor imbang 1-1.

Pascagol Islandia, Dele Alli nyaris membuat Inggris kembali unggul. Keasyikan menyerang, malah tim asuhan Roy Hodgson yang kembali kebobolan.

Lesakkan mendatar Kolbeinn Sigthorsson menit ke-18 tak mampu dihalau kiper Joe Hart. Secara mengejutkan Islandia berbalik unggul 2-1.

Peluang demi peluang diciptakan Inggris. Salah satunya lewat Harry Kane hasil umpan Daniel Sturridge. Namun, usahanya menit ke-28 masih bisa dimentahkan kiper Halldorsson.

Rooney dan Sturridge juga bergantian tekan barisan pertahanan Islandia. Namun hingga turun minum, Inggris tertinggal 1-2.

Di awal babak kedua, Inggris kembali membombardir gawang Islandia. Peluang perdana didapat Kane lewat tendangan bebasnya yang masih bisa diamankan dengan baik oleh Halldorsson.

10 menit berselang, Islandia nyaris menambah keunggulan lewat pertunjukan indah. Sayangnya tendangan akrobatik Ragnar Sigurdsson masih meluncur tepat di hadapan kiper Hart.

Inggris berusaha terus menekan dengan menurunkan Jamie Vardy menggantikan Sterling. Peluang terus diciptakan Inggris, mayoritas oleh Kane yang masih belum membuahkan hasil.

Menumpuk pemainnya di daerah pertahanan Islandia, Inggris hampir saja kembali kebobolan. Serangan balik yang diinisiasi Aron Gunnarsson berakhir dengan tembakan.

Beruntung Hart masih bisa menghalau bola dari gawangnya. Pemain muda Marcus Rashford akhirnya diturunkan guna menggantikan kapten tim, Rooney yang mencatatkan rekor caps terbanyak lewat 115 laga, sejajar dengan David Beckham.

Pada perpanjangan waktu babak kedua, peluang Vardy sempat membahayakan jala gawang Halldorsson. Usaha demi usaha terus dilakukan The Three Lions, tetapi hingga peluit panjang dibunyikan wasit, Islandia mampu menjaga keunggulannya.

Badak akhirnya dikalahkan chihuahua, setidaknya itulah analogi yang diungkap pemain Islandia, Elmar Bjarnason jelang laga. Atas hasil ini, Islandia akan bersua tuan rumah, Prancis pada babak perempat final. (feb/JPNN)

STARTING XI INGGRIS vs ISLANDIA:

INGGRIS (4-3-3): 1-Hart; 2-Walker, 5-Cahill, 6-Smalling, 3-Rose; 20-Alli, 17-Dier, 10-Rooney; 15-Sturridge, 9-Kane, 7-Sterling.
Pelatih: Roy Hodgson

ISLANDIA (4-4-2): 1-Halldorsson; 2-Saevarsson, 14-Arnason, 6-R. Sigurdsson, 23-Skulason; 7-Gudmundsson, 10-Sigurdsson, 17-Gunnarsson, 8-Bjarnason; 9-Sigthorsson, 15-Bodvarsson.
Pelatih: Lars Lagerback dan Heimir Hallgrimsson

Respon Anda?

komentar