Kepala Dishub Minta Perlindungan Polres Tanjungpinang

1360
Pesona Indonesia
Denda penggembokan kendaraan yang melanggar parkir diterapkan menyeluruh di Tanjungpinang. foto:yusnadi/batampos
Denda penggembokan kendaraan yang melanggar parkir diterapkan menyeluruh di Tanjungpinang. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tanjungpinang, Wan Samsi meminta semua pihak mematuhi aturan perparkiran yang telah ditetapkan demi ketertiban dan kenyamanan Kota Tanjungpinang.

“Mari sama-sama kita tertibkan bersama. Jika tidak didukung maka aturan tersebut bisa mandul,” ujar Wan Samsi, Senin (27/6).

Himbauan tersebut disampaikan Wan Samsi setelah terjadi aksi pemukulan oleh oknum anggota Polres Bintan terhadap dua pegawai Dishubkominfo Kota Tanjungpinang.

Pemukulan dua pegawai Dishubkominfo tersebut berawal saat dua anggota Dishub menggembok mobil Nissan Livina BP 1341 QW, milik oknum polisi tersebut yang parkir menyalahi aturan di Jalan Merdeka, Pasar.

Dia sangat menyayangkan kejadian tersebut, dan meminta kasus tersebut diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

Untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya telah meminta perlindungan oleh Polres Tanjungpinang. “Supaya mental petugas di lapangan tidak rusak, karena takut menjalankan tugas,” ujarnya.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah juga menyayangkan kejadian tersebut. “Hal-Hal seperti ini tidak perlu terjadi, apalagi saat bulan suci ini,” ujarnya.

Dia mengatakan, akan memanggil yang bersangkutan untuk mendengar cerita sebenarnya. Tapi, kata Lis, dia tidak akan mencampuri lebih jauh, karena ada mekanisme hukum yang harus dihormati. “Saya tetap di koridor yang patut,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar