Masyarakat Sudah Lama Resah, Truk Maut Cuma Jadi Tontonan Polisi

1062
Pesona Indonesia
Truk pengangkut tanah saat melintas di Jalan Raya Engku Putri Batamcentre tanpa menggunakan penutup. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Truk pengangkut tanah saat melintas di Jalan Raya Engku Putri Batamcentre tanpa menggunakan penutup. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Akhir-akhir masyarakat menjadi resah, akibat truk-truk pembawa pasir melewati jalan fisabilillah, Simpang Galael, Batamkota. Truk tersebut membawa pasir reklamasi, yang selama ini tak pernah becus ditindak oleh Pemko Batam. Ketakutan masyarakat makin menjadi, saat melihat truk-truk tersebut ugal-ugalan di jalan fisabililah. Tak ada satupun intansi pemerintah maupun pihak kepolisian yang menindak truk ini.

Ketakutan masyarakat ini, menjadi kenyataan. Pada Senin (27/6) dinihari, truk tersebut menabrak seorang pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Sage,28.

baca juga : Ditabrak Truk Pengangkut Tanah, Sage Tewas di Tempat

“Debunya bikin kami batuk-batuk, dan mereka sering kebut-kebutan dijalanan ini,” kata salah seorang pengedara motor yang sering melintasi jalan Fisabililah, Rara pada Batam Pos, kemarin.

Ia mengatakan padahal, tak jauh dari jalan tersebut ada pos polisi. Tapi disebutkan Rara, sepanjang penglihatannya tak pernah terlihat polisi yang ada di pos tersebut menindak truk-truk tersebut. “Mereka diam saja, paling kalau yang bawa pengendara motor yang ugal-ugalan baru mereka tindak. Kalau truk, sepertinya mereka tonton saja,” ujarnya.

Wanita berusia 25 tahun ini, mengatakan bahwa sudah lama pengendara disini resah akibat keberadaan truk tersebut. “Paling berdampak pada truk ini, pengedara motor,” ungkapnya.

Pengalaman yang agak mengerikan, dialami pengendara motor yang lain. Yanti menceritakan saat dia melintas jalan tersebut sekitar pukul 01.00 sekitar satu minggu yang lalu, tiga mobil truk pembawa tanah reklamasi ini kebut-kebutan. Dan saat itu posisi motor matic, yang dikendarainya berada di anatara dua truk lori tersebut.”Horor banget suasananya malam itu, bila oleng atau gugup saya bawa motor. Habislah mungkin dilindas truk itu,” ucapnya.

Ia berharap pemerintah ataupun pihak kepolisian segera bertindak. “Bila tidak juga, akan ada korban-korban baru nanti bermunculan,” ujarnya.

“Jangan kalau pengendara motor saja ditilang, mereka juga di tindak dong pak polisi,” lanjutnya. (ska)

Respon Anda?

komentar