Nunggak Angsuran Avanza Veloz Enam Bulan, Anggota Bhayangkari Dilaporkan ke Polisi

1005
Pesona Indonesia
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Imelda Fransiska yang bekerja di salah satu perusahaan leasing di Kota Batam mendatangi Mapolresta Barelang untuk melaporkan Lisa Farmalisa, atas dugaan penggelepan mobil Toyota Avanza Veloz dengan plat nomor BP 111 LA.

Imelda terpaksa menempuh jalur hukum lantaran Lisa telah menunggak pembayaran angsuran mobil selama enam bulan. Pada saat mobilnya mau ditarik, istri dari Bripka Ferry Abdillah yang berdinas di Mapolda Kepri ini selalu menghindar bahkan mengeluarkan kata-kata kotor kepada pihak leasing.

“Kita sudah lakukan pembicaraan, kemudian kita juga sudah lakukan komunikasi sama dia. Namun tetap saja tidak membuahkan hasil. Makanya, saya buat laporan polisi,” ungkapnya, Senin (27/6).

Lebih lanjut Imelda mengatakan selama ini istri dari polisi tersebut tidak pernah menunggak pembayaran. Namun semenjak usaha pasirnya di Nongsa tutup, barulah pembayarannya mulai macet.

“Kreditnya itu perbulannya sebesar 4,8 juta. Mungkin karena tidak sanggup lagi, makanya menunggak. Sesuai dengan aturannya kan kalau sudah tidak sanggup harus ditarik,” ujarnya.

Diceritakan Imelda, bahwa selama menagih tunggakan dan mau menarik mobil tersebut. Ia bersama kolektor dari kantornya sering mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakkan.

“Kami pernah datang menagih kepada istrinya, dia bilang sama suaminya, kemudian kami datangi suaminya, jawaban yang sama juga kami dapat. Terkadang dia juga mengeluarkan makian, isi di kebun binatang itu keluar semua,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian membenarkan laporan yang telah dibuat korban dan akan segera menindak lanjutinya.

“Laporannya sudah kita terima, secepatnya laporan ini akan kita tindak lanjuti,” ungkap Memo Singkat. (egi)

Respon Anda?

komentar