Pengedar Sabu di Belakangpadang Dibekuk

1072
Pesona Indonesia
Kapolsek Belakang Padang, AKP Adi Sumardi (kanan) ditemani anggotanya menunjukkan barang bukti sabu dan pengedarnya yang berhasil mereka tangkap. Foto: eggi/batampos.co.id
Kapolsek Belakang Padang, AKP Adi Sumardi (kanan) ditemani anggotanya menunjukkan barang bukti sabu dan pengedarnya yang berhasil mereka tangkap. Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Jajaran Unit Reskrim Polsek Belakangpadang berhasil mengagalkan masuknya narkoba jenis sabu dari Batam ke Kecamatan Belakangpadang, Senin (27/6/2016) sekira pukul 14.00 WIB.

Sabu yang berhasil diamankan polisi dari tangan pelaku berinisial MI alias AL (20) seberat 3,17 gram.

Kapolsek Belakangpadang, AKP Adi Sumardi menjelaskan penangkapan ini berawal dari pengintaian yang dilakukan oleh pihaknya sejak lama.

Setelah dilakukan penyelidikan, Unit Reskrim langsung melakukan pengintaian dan berhasil membekuk pelaku di Pelabuhan Kuning.

“Pelaku merupakan target operasi kita sejak lama. Awalnya kita lakukan penyelidikan dan di dapatkan bahwa pelaku sedang di pelabuhan sekupang mau berangkat ke Belakangpadang,” ungkap Adi.

Setelah sampai di Pelabuhan Kuning, polisi langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap pelaku.

Dari hasil penggeledahan terhadap pelaku, akhirnya polisi berhasil menemukan sabu yang disimpan pelaku celana dalamnya yang dikemas dalam satu bungkus plastik.

“Dalam celana itu kita temukan tiga bungkus sabu yang disimpan dalam satu plastik. Masing-masing bungkus sabu itu berisi 2,45 gram, 0,36 gram dan bungkus ketiga 0,36 gram. Jadi total beratnya 3,17 gram,” lanjutnya.

Dari keterangan pelaku kepada polisi, barang tersebut didapatkannya dari simpang Dam Mukakuning dan nantinya barang haram tersebut akan dipakenya sendiri.

“Pengakuannya sabu itu akan dipakainya sendiri, tapi nanti akan dikembangkan lagi,” ujarnya lagi.

Sementara itu, saat ini pelaku rencananya akan dilimpahkan Polsek Belakang Padang ke Sat Narkoba Polresta Barelang demi dilakukannya pengembangan terhadap pelaku, apakah pelaku hanya sebagai pemakai atau bandar.

“Pelaku dikenakan dengan pasal 112 dan 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman mati,” katanya lagi.

Adi menambahkan penangkapan ini sebagai bentuk keseriusan Polsek Belakang Padang dalam memberantas peredaran narkoba di Kecamatan Belakang Padang.

“Menyambut hut bhayangkara ke 70, polsek belakang padang akan terus berupaya memberantas narkoba di wilayah hukum polsek belakang padang,” pungkas Adi. (eggi)

Respon Anda?

komentar