Janggal, Tidak Ada Yang Melihat Selvi Terjun. Forkab Pertanyakan Penyebab Pasti Kematian

1127
Pesona Indonesia
Korban saat diletakkan di ruang pendingin.  foto: rezza / batampos
Korban saat diletakkan di ruang pendingin.
foto: rezza / batampos

batampos.co.id – Jasad Selvi Olivia bersama bayinya Rida Rahmita putri Selvi telah dimakamkan di TPU Seipanas. Meski begitu, pihak keluarga melalui Forum Keluarga Besar Bengkulu (Forkab) Batam masih mempertanyakan penyebab pasti tewasnya Selvi bersama putrinya di bawah Jembatan Barelang.

“Jenazah keduanya telah di makamkan Minggu (26/6) kemarin, tapi kita belum tahu penyebab pasti tewasnya Selvi,” kata Ketua Forkab, Aljamri di Batamcenter, kemarin.

Dikatakan, beberapa hari lalu pihaknya sempat mendatangi Polda Kepri untuk mencari tahu penyebab pasti tewasnya Selvi beserta putrinya. Namun dari Polda mereka diarahkan ke Polsek Sagulung karena kasus kematian Selvi ditangani disana. Sebab selama ini, pihaknya hanya mendengar penyebab kematian Selvi bersama putrinya di media-media. Namun tentang kepastian bagaimana tewasnya Selvi bersama putrinya belum jelas.

“Kita tahunya dari media, ada yang bilang bunuh diri dan sebagainya, belum ada yang jelas. Karena itu kami minta kejelasan kepada polisi. Tak hanya keluarga, tapi juga masyarakat di Bengkulu menanyakan penyebab pasti tewasnya Silvi,” terang Aljamri.

Menurut dia, keingintahuan pihaknya juga tak akan menyinggung proses penyelidikan polisi. Pihaknya hanya ingin memastikan bagaimana tewasnya Selvi.

“Kami menghargai proses penyelidikan. Kalau memang hasil penyelidikan murni bunuh diri, kami ingin tahu motif bunuh dirinya seperti apa,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pembina Forkab Batam, Herman Talo menganalisa kematian Selvi penuh dengan kejanggalan. Sebab, tak seorang pun warga yang melihat Selvi terjun dari jembatan Barelang. Apalagi, sebelum ditemukan tewas, beberapa orang sempat melihat Selvi cekcok mulut dengan seorang pria. Namun, siapa pria itu tak ada yang bisa menjelaskan.

“Kami menilai kematian Selvi janggal, sebab tak mungkin korban tega membawa anak untuk bunuh diri. Tak mungkin korban ke Barelang itu sendiri,” pungkasnya. (she)

Respon Anda?

komentar