Polisi yang Pukul Petugas Dishub Diserahkan ke Propam

1176
Pesona Indonesia
Denda penggembokan kendaraan yang melanggar parkir diterapkan menyeluruh di Tanjungpinang. foto:yusnadi/batampos
Denda penggembokan kendaraan yang melanggar parkir diterapkan menyeluruh di Tanjungpinang. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang melimpahkan kasus pemukulan yang dilakukan oknum anggota polisi terhadap dua orang pegawai Dinas perhubungan dan Informatika (Dishubkominfo) ke Polres Bintan untuk ditindak lanjuti.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Tanjungpinang melalui Kepala Seksi Propam Polres Tanjungpinang Iptu Irwan Buyung, Senin (27/6). ”Sudah dijemput sore Minggu (26/6) sekitar pukul 17.00 WIB oleh Propam Polres Bintan,” ujarnya.

Dikatakan Irwan, dengan telah dijemputnya oknum polisi pelaku pemukulan tersebut. Penangannya juga dilakukan oleh Polres Bintan yang merupakan tempat oknum tersebut bertugas.

”Penanganannya kami serahkan ke Polres Bintan tempat yang bersangkutan berdinas,” kata Irwan.

Seperti diketahui, oknum anggota Polres Bintan berpangkat Brigadir yang diketahui bernama Ahabrata, memukul dua pegawai Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tanjungpinang, yakni Dedek Kuswanto (31) dan Sugeng (34), di Jalan Merdeka, Minggu (26/6) sekitar pukul 11.50 WIB. Akibatnya Dedek mengalami luka bocor di kepala bagian belakang.

Pemukulan terhadap kedua pegawai Dishubkominfo tersebut berawal saat mobil milik oknum polisi itu digembok karena parkir menyalahi aturan di Jalan Merdeka, Pasar Tanjungpinang.

Sebelum digemboknya ban mobil sebelah kanan milik oknum tersebut, petugas Dishubkominfo tersebut sudah berkali kali memberikan himbauan dan menyarankan agar kendaraannya tidak diparkirkan dilokasi tersebut. Peringatan tersebut pun tidak digubris oleh polisi tersebut. Sehingga mereka menggembok mobil tersebut dan memberikan surat yang berisikan himbauan untuk menyelesaikan sanksi administrasi.

Tak lama kemudian, oknum polisi tersebut pun datang dan meminta Dishub membuka gembok yang dipasang di mobilnya. Namun, petugas Dishubkominfo tersebut tidak mau mengikuti perintah oknum polisi tersebut karena dianggap mendiskriminasikan sanksi berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) perparkiran tersebut.

Karena petugas Dishub tidak mau mengikuti permintaannya, oknum Polisi yang bertugas di Polres Bintan itu pun langsung memukuli dua pegawai Dishubkominfo yakni Dedek Kuswanto dan Sugeng.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar