Atlit Tarung Drajat Dapat Apresiasi dari Bupati Anambas

521
Pesona Indonesia
Atlit tarung Anambas derajat saat bertanding. foto:ist
Atlit tarung Anambas derajat saat bertanding. foto:ist

batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, memenuhi janjinya memberikan uang tunai sebesar Rp 10 juta kepada Muhammad Farizan. Atlit Tarung drajat yang meraih piala Perak pada kejuaraan tarung drajat se Asia Tenggara, tepatnya di stadiun titiwangsa Kuala Lumpur Malaysia, beberapa bulan lalu.

Setelah memberikan bantuan itu, Bupati berharap kepada Muhammad Farizan agar tetap menjaga kesehatan dan memenuhi standar asupan gizi supaya pada pertandingan nantinya bisa meraih prestasi yang lebih baik.

“Ini bukan hadiah tapi sebagai ungkapan rasa kegembiraan bersama. Tolong jaga kesehatan ya, jangan merokok atau jangan begadang,” ungkapnya kepada Farizan.

Dengan bantuan itu diharapkan bisa menjadi motivasi dalam menghadapi Pekan Olah Raga Nasional (PON) yang akan dilaksanakan pada bulan September nanti. Ia berharap Farizan bisa lebih fokus lagi berlatih supaya mendapatkan medali emas.

Selain memberikan bantuan sebesar Rp10 juta, Bupati juga menyarankan kepada Plt Kepala Satpol PP Anambas Hamka Lubis untuk memperlakukan secara khusus kepada Farizan. Diantaranya yakni dengan tigak lagi menugaskan Farizan, pada malam hari supaya yang bersangkutan mendapatkan waktu istirahat yang cukup. “Untuk Kepala Satpol PP jangan berikan dia tugas malam,” ungkapnya.

Sementara itu pelatih Tarung Drajat Anambas, Putut, mengatakan untuk atlit dari Anambas bukan hanya M Farizan saja tapi ada Junizar yang ikut di kelas 83 kg. Mereka akan mengikuti latihan di Tanjungpinang sebelum berangkat ke Jawa Barat.

“Tanggal 9 Juli kita berangkat dari Anambas ke Tanjungpinang, kita latihan disana sampai menjelang PON dimulai, jadi masih ada dua bulan untuk latihan,” ungkap Putut.

Putut menambahkan untu Kepri sendiri ada empat atlit tarung drajat. Dua dari Anambas, satu dari Natuna dan satu atlit dari Tanjung Balai Karimun. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar