Dinkes Karimun Jamin Bebas Vaksin Palsu

688
Pesona Indonesia
Nely petugas medis Puskesmas Tanjungbalai Karimun ketika memperlihatkan vaksin dalam bentuk botol.foto:tri haryono/batampos
Nely petugas medis Puskesmas Tanjungbalai Karimun ketika memperlihatkan vaksin dalam bentuk botol.foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, telah memastikan vaksin yang beredar di Kabupaten Karimun asli baik itu yang berasal dari luar negeri maupun dalam negeri. Hal ini setelah pihak dinkes melakukan pengecekan di semua instansi kesehatan yang melakukan aktivitas pemberian vaksin kepada masyarakat.

”Alhamdulillah, setelah kita lakukan pengecekan semuanya pelayanan kesehatan baik milik pemerintah maupun swasta hasilnya tidak ditemukan vaksin palsu. Jadi jangan khawatir kepada masyarakat, silahkan menggunakan vaksin yang beredar sesuai petunjuk dokter atau tim medis,” jelas Kepala Bidang Penanganan Penyakit Menular Dinkes Karimun, Rahmadi, di Tanjungbalai Karimun, Selasa (28/6).

Dikatakan, kalau instansi kesehatan dari pemerintah seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puskesmas, Posyandu, Pustu telah dijamin vaksinya berasal dari Kementerian Kesehatan RI. Artinya, vaksin tersebut dibuat oleh Biofarma yang telah teruji kualitasnya. Bahkan, sudah dilakukan ekspor ke luar negeri vaksin tersebut. Sedangkan, distributornya yang berhak mendistribusikan vaksi ke pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia hanya dua yaitu Info Farma dan Merapi Utama Farma.

Sementara itu peyanan kesehatan yang dilakukan oleh rumah sakit swasta, klinik, bidan praktek, rumah bersalin, maupun dokter praktek swasta ada yang mengambil vaksin dari distributor resmi Indonesia. Dan ada juga yang mengambil vaksin produk luar negeri seperti Sanovi dan GSA yang distributornya oleh Anugra Parmindo Lestari (APL).

”Sudah kita pastikan, vaksin yang beredar di Karimun asli. Baik yang diproduksi Indonesia maupun luar negeri,” ungkapnya.

Terpisah, petugas medis Puskesmas Tanjungbalai Karimun, Nely mengatakan, bahwa vaksin yang dipergunakan di puskesmas ini didapat dari gudang Farmasi. Sedangkan vaksin yang dipakai rata-rata untuk bayi, volio, campak, hepatitis b dalam bentuk vial atau botol.

”Kalau kebutuhan vaksin di Puskesmas Tanjungbalai Karimun rata-rata per bulannya sekitar 205 botol,” tuturnya.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar