Mabuk-mabukan, Geng Motor Tikam Pekerja Kapal

1022
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Laode Agus Tamin warga kaveling Sagulung Bahagia blok N nomor 1, Sagulung, tewas bersimbah darah karena ditikam oleh sekelompok remaja bersepeda motor di depan ruko Tunas Regency, Sagulung, Selasa (28/96) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Pemuda 26 tahun sempat dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, namun nyawanya tak tertolong sebab ada dua luka tusukan yang cukup dalam dan lebar di lambung kiri dan punggungnya.

Informasi yang diterima di lapangan, kejadian naas yang menimpa pekerja kapal itu bermula dari kagiatan lari pagi oleh Laode bersama empat rekan di komplek rumahnya di taman depan ruko dan perumahan Tunas Regency. Saat jogging bersama rekan-rekan sebayanya, kelompok Laode ditariakin kata-kata kotor oleh enam orang kelompok pemuda lainnya yang berboncengan dua sepeda motor di jalan raya depan lokasi mereka jogging.”Mereka (para pelaku) pakai dua motor bonceng tiga semua, satu motor Vega R warna biru putih, satu lagi motor Supra warna hitam,” kata Sanjaya, salah satu rekan Laode yang selamat saat dijumpai di RSUD Embung Fatimah Batam.

Mendengar tariakan kata-kata tak enak dari enam pelaku, kelompok Laode lantas membalas dengan kata-kata yang sama. Balasan kelompok Laode tak diterima oleh kelompok pelaku. Mereka lantas mendatangi kelompok Laode dan terjadi pertengkaran. “Mereka nyerang kami karena tak diterima ditariakin balek,”kata Ridwan rekan Laode yang lainnya.

Perkelahian pun tak terelakan. Empat rekan Laode meladeni empat lawan mereka dengan sistem duel satu lawan satu, namun Laode yang berbadan lebih besar melawan dua pelaku sekaligus. “Mereka enam, kami hanya lima orang, jadi yang lawan Laode dua orang,” kata Ridwan.

Dalam perkelahian itu, meskipun melawan dua orang , Laode kata Ridwan dan Sanjaya terlihat lebih kuat. Kedua lawan Laode yang merasa tak kuat melawan Laode lantas mengambil senjata tajam jenis sangkur yang dibawa mereka dan menyerang Laode. “Mau kalah mereka, makanya pakai sangkur untuk tikam Laode,” kata Ridwan.

Satu dari dua lawan Laode lantas menikam lambung kiri dan punggung Laode sehingga Laode tumbang bersimbah darah. “Usai tikam mereka semua langsung kabur ke arah Tanjunguncang. Kami tak bisa kejar karena kami ke sana pakai becak motor buntut,” kata Ridwan.

Kawan-kawan Laode lantas membawa Laode ke rumah sakit untuk menolong Laode. Namun sayang nyawa Laode tak tertolong sebelum tiba di IGD RSUD, Laode yang mengalami pendarahan hebat sudah menghembuskan nafas terakhirnya.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian Sagulung agar ditindak lanjuti.

Para pelaku kata Ridwan diduga dalam kondisi mabuk minuman keras sebab saat berkelahi, dari para pelaku tercium aroma minuman keras yang cukup menyengat. “Para pelakunya seperti tak asing juga, macam pernah lihat, mungkin anak-anak geng motor mereka,” kata Ridwan.(eja)

Respon Anda?

komentar