Kronologi Bom Bandara Turki: 3 Pria Masuk Umbar Tembakan, Lalu Ledakkan Diri

803
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Teror di bulan Ramadan kembali mengguncang Turki, Selasa (28/6/2016) malam atau Rabu (29/6/2016) dini hari WIB. Sasarannya, Bandara Internasioal Ataturk Istambul Turki. Bandara tersibuik ketiga di Eropa.

BACA : Korban Tewas Bom Bandara Turki Bertambah Jadi 50 Orang

Sedikitnya 50 orang tewas dan 88 orang luka-luka. Sebagian besar kondisi lukanya parah sehingga berpotensi korban tewas masih akan bertambah.

Berikut Kronologi Bom Bunuh Diri Bandara Ataturk Turki:

1. Tiga pelaku bom bunuh diri tiba-tiba menyeruak masuk ke bandara yang sedang sibuk. Mereka langsung mengumbar menggunakan senjata otomatis AK-47. Tembakan teroris itu menyasar petugas keamanan bandara.

2. Beberapa polisi Turki yang bertugas di Bandara mengambil risiko dengan mencegah tiga pelaku masuk bandara. Sempat terjadi pergulatan antara polsi dengan salah satu pelaku sebelum pelaku meledakkan diri.

3. Dua pelaku kemudian meledakkan di pintu masuk Bandara sebelum mencapai X-Ray. Sementara satu pelaku lari ke arah parkir sambil terus melepaskan tembakan. Terdesak, pelaku ketiga ini akhirnya meledakkan diri di parkiran yang juga menewaskan beberapa orang.

4. Menteri Kehakiman Turki Bekit Bzdag mengatakan, serangan terjadi antara pukul 21.50  waktu setempat. Ia membenarkan ada tiga bomber bunuh diri  dalam teror itu.

“Teroris di pintu masuk terminal internasional menembak dengan sebuah Kalashnikov dan mereka meledakkan diri mereka sendiri,” katanya saat berbicara di ibu kota Turki, Ankara.

BACA: Bom Meledak di Bandara Turki, 28 Tewas, Puluhan Luka

Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas teror itu. Namun, kelompok militan Negara Islam Irak Suriah (ISIS) diyakini berada di balik teror tersebut.

Sebagian besar korban merupakan warga Turki. Beberapa korban luka termasuk polisi yang terlibat perkelahian dengan teroris.Namun, pihak berwenang di Turki juga mengatakan, ada warga asing di antara korban bom bunuh diri itu.

Bandara Attaturk Istanbul memiliki dua pemeriksaan keamanan. Yakni di pintu masuk terminal dan sebelum gerbang keberangkatan.

Meski demikian, bandara itu dianggap sebagai target yang rentan. Sebab, pemeriksaan pada kendaraan yang masuk memang minim sehingga membuka celah untuk melakukan serangan besar yang terkoordinasi.

Otomatis operasional Bandara Attaturk pun lumpuh. Koresponden BBC, Mark Lowen melaporkan, pesawat yang baru mendarat di Bandara Attaturk dilarang menurunkan penumpang.(dailymail/ara/jpnn)

Respon Anda?

komentar