MAN Insan Cendekia Batam, Hanya Diisi 96 Siswa Unggulan

2523
Pesona Indonesia
Maket kampus MAN Insan Cendekia Batam. foto:net
Maket kampus MAN Insan Cendekia Batam. foto:net

batampos.co.id – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Batam siap beroperasi mulai tahun 2016 ini. Tahun pertama proses belajar-mengajar akan diikuti oleh 96 siswa unggulan hasil seleksi nasional yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI, Jakarta beberapa waktu lalu.

“Agendanya, tanggal 12 Juli 2016, Kepala MAN Insan Cendekia dan majelis guru hasil seleksi sudah mulai masuk ke lokasi. Diagendakan juga pertemuan dengan kepala dan guru serta pegawai untuk meninjau sejauh mana persiapan menyambut siswa baru yang dilanjutkan dengan persiapan tahun ajaran baru,” kata Kepala Bidang Madrasah Kanwil Kemenag Kepri, Abu Sufyan.

Pada rapat sebelumnya, sambung Sufyan, juga sudah dibahas mengenai kesiapan sarana fisik, kesiapan tenaga guru dan tenaga kependidikan lainnya, kesiapan penerimaan siswa baru, dan jadwal pelaksanaan operasional di lapangan nantinya. Secara fisik, saat ini sudah ada sembilan ruang kelas baru yang siap digunakan dan didukung dengan empat asrama putra dan putri.

“Lalu pada tanggal 16 Juli 2016, siswa baru masuk asrama sekaligus akan dilaksanakan pertemuan antara pihak madrasah dengan orang tua siswa untuk membentuk komite sekolah. Tanggal 18 Juli 2016 merupakan hari pertama masuk sekolah dan akan dilaksanakan Masa Orientasi Sekolah (MOS)”, jelas Abu.

Kepala Kemenag Batam, Zulkifli menambahkan beberapa kelengkapan madrasah seperti ruang makan, rumah guru dan boulevard serta masjid memang sedang dalam masa pengerjaan dan akan selesai pada 2 Agustus 2016. “Insya Allah bersama Pak Kanwil kita akan tinjau lagi pelaksanaan pekerjaan pada 2 Juli 2016 mendatang dan akan kita pastikan semua sudah selesai jelang siswa masuk asrama,” ucap Zulkifli.

Sementara untuk kebutuhan kepala madrasah dan guru, sambung Zulkifli, memang menjadi kewenangan pusat. Karena itu, Kemenag Batam hanya menunggu saja siapa-siapa yang akan ditugaskan. “Tugas kita di Kepri adalah segera menunjuk beberapa personil untuk segera bisa bekerja misalnya Kepala Tata Usaha, Bendahara, ASN pelaksana tata usaha, tenaga sekuriti, tenaga kebersihan, tukang masak dan tenaga laboran,” ujarnya.

Dalam upaya memperbanyak hadirnya madrasah berkualitas, Kementerian Agama (Kemenag) RI terus menambah keberadaaan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) di berbagai daerah di Indonesia. Madrasah ini dibangun di atas lahan lebih dari 10 hektar dan berada di Kecamatan Nongsa, Batam. Pembangunannya dilakukan secara bertahap menggunakan anggaran APBN Kemenag dan dukungan Pemrov Kepulauan Riau untuk pemagaran kompleks madrasah, serta masjid mendapat bantuan dari Pemkot Batam.

Sebelumnya, MAN IC berdiri di Serpong, Gorontalo, dan Jambi. Saat meletakkan batu pertama pembangunan MAN IC Batam, Menag Lukman Hakim Saifuddin menilai, MAN IC telah menjadi perintis dalam pengembangan iptek, sekaligus menjadi pembuktian bahwa bila anak didik mendapat kesempatan, fasilitas, dan perlakuan yang sama maka hasilnya akan relatif sama.

Melihat keberhasilan model pendidikan madrasah Insan Cendekia, Kemenag bertekad mengembangkannya di beberapa daerah. Dengan begitu, akses untuk memperoleh pendidikan madrasah yang berkualitas diharapkan bisa lebih terbuka. Saat ini Kemenag hampir menyelesaikan pembangunan fisik sepuluh MAN IC dan siap melaksanakan penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2016/2017. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari rencana besar Kemenag yang ingin membangun 20 MAN IC di seluruh wilayah Indonesia. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar