Penyelundupan Sabu Meningkat Drastis di Bandara Hang Nadim

620
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Penyelundupan narkotika dari Malaysia menuju Batam meningkat drastis. Oleh karena itu petugas Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai (BC) diminta untuk lebih teliti dalam pemeriksaan penumpang maupun barang bawaannya.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (Kabid P2) KPU BC Tipe B Batam, Akhiyat Mujayin mengatakan ia sudah menginstruksikan seluruh anggotanya untuk lebih sigap dan berani melakukan pemeriksaan terhadap penumpang.

Dimana penyelundupan barang haram itu kerap ditemukan di Pelabuhan Batamcentre dan Bandara Internasional Hang Nadim.

“Sejak saya masuk (bertugas di Batam) saya langsung sampaikan untuk lebih percaya diri memeriksa penumpang,” ujar Mujayin.

Dia menerangkan dalam pemeriksaan penumpang tersebut pihaknya bisa saja dilaporkan kepada pihak kepolisian. Misalnya, dalam pemeriksaan anggotanya tak menemukan apapun.

“Jika penumpangnya tak terima, maka dia (anggota) bisa dilaporkan. Karena itu saya minta lebih berani dan kalau ada apa-apa saya yang tanggungjawab,” tegasnya.

Menurut Dia, sepanjang tahun 2016 tercatat ratusan barang tegangan atau tangkapan. Sementara 46 diantaranya merupakan penyelundupan narkotika jenis sabu.

“Ini (penyelundupan) untuk nasional sangat mencolok. Dan tahun ini meningkat drastis,” terangnya.

Mujayin menduga maraknya penyelundupan sabu ke Batam karena jalur dari Malaysia menuju Batam kurang pengawasan. “Dari dulu masalahnya jalur,” paparnya. (opi)

Respon Anda?

komentar