Perdagangan Lintas Batas Malaysia dan Serasan Sulit Diawasi

942
Pesona Indonesia
Perdagangan lintas batas. foto:antara
Perdagangan lintas batas. foto:antara

batampos.co.id – Hingga saat ini perdagangan lintas batas antara Serasan, Kabupaten Natuna, dan Malaysia masih terus berlangsung, meski belum direkomendasikan.

Perdagangan lintas batas yang masih tradisional sudah terjadi turun temurun sejak tahun 70-an. Namun belum dilegalkan, menyebabkan lemahnya pengawasan perdagangan.

Perdagangan lintas batas, masih kucing-kucingan dengan polisi perairan Malaysia. Bahkan memudahkan selundupkan barang, termasuk peledak jenis TNT ke Serasan yang digunakan nelayan.

Kepala bidang Perdagangan Disperindag Pemkab Natuna Wan Andriko mengakui, sulit mengawasi secara ketat. Namun pengawasan tetap ada, khusus pengawasan kebutuhan pokok.

“Mengenai diseludupkannya peledak TNT oleh nelayan, menjadi sulit diawasi. Tapi itu sudah ranahnya penegak hukum. Peran masyarakat sangat diperlukan,” sebut Andriko, Selasa (28/6).

Diakui Andriko, kegiatan jual beli di daerah antara Serasan dan Malaysia di Sematan masih tetap berlangsung. Sementara hingga saat ini, perdagangan lintas batas masih dalam pembicaraan pada beberapa level tingkat pemerintahan seperti provinsi.
“Yang pasti potensi daerah harus lebih nyata untuk dijadikan komoditi,” kata Andriko.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar