Terlibat Kasus Pencabulan dan Aborsi, Oknum Anggota DPRD Natuna Diperiksa Usai Lebaran

1383
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: Pixabay
Ilustrasi. Foto: Pixabay

batampos.co.id – Polda Kepri menjadwalkan pemeriksaan terhadap oknum anggota DPRD Natuna berinisial Ah setelah hari raya Idul Fitri 1437. Ah diduga terlibat pencabulan terhadap siswi SMA di Natuna. Selain pemeriksaan dilakukan juga terkait tindakan aborsi yang dilakukan oleh siswi SMA tersebut.

“Habis lebaran ini kita periksa,” kata Kasubdit IV PPA Ditreskrimum Polda Kepri Kompol, Ponco Indrio, kemarin.

Walau belum mengantongi surat izin dari Gubernur Kepri, Ponco mengungkapkan bahwa setelah Idul Fitri pihaknya akan bergerak sambil berkoordinasi dengan Pemprop Kepri. “Kita sinkronkan dulu, masuk atau tidak surat tersebut,” ujarnya.

Ponco menjelaskan bila surat itu telah diterima, tapi tak direspon. Maka sesuai peraturan yang ada, pihaknya telah boleh memeriksa oknum DPRD Natuna tersebut.

Mengenai barang bukti yang telah dikumpulkan, Ponco mengatakan pihaknya masih terus mempelajarinya. Apakah dari barang bukti beserta keterangan saksi dan korban, oknum DPRD Natuna ini terlibat ? Ia mengatakan belum bisa memberikan kesimpulan. “Belum, masih kita proses, tunggu saja,” ungkapnya.

Dari informasi yang didapat Batam Pos (grup batampos.co.id), barang bukti yang telah dikumpulkan oleh pihak kepolisian berupa rekaman CCTV di Bandara, Hotel tempat oknum DPRD Natuna tersebut menginap. Selain itu juga keterangan juga didapat dari korban, saksi di rumah sakit yang diduga tempat dilaksanakannya aborsi. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar