Gubernur Temui Menteri Perekonomian untuk Dongkrak Investasi Kepri

644
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat menemui Menteri Perekonomian, Darmin Nasution. foto:humas pemprov kepri/batampos
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat menemui Menteri Perekonomian, Darmin Nasution. foto:humas pemprov kepri/batampos

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun terus berupaya mendongkrak pertumbuhan perekonomian Kepri yang dinilai selama ini kurang bergairah atau cenderung stagnan. Untuk mewujudkan keinginan tersebut, Nurdin Basirun menemui Menteri Perekonomian, Darmin Nasution di kantornya, Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Selasa (28/6) lalu.

Menurut Nurdin akan sangat disayangkan jika begitu banyak potensi ekonomi yang ada di Kepri, namun belum bisa dikelola secara maksimal. Ditambah lagi, persaingan dari negara lain seperti Malaysia dan Singapura semakin kompetitif dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, Nurdin menilai perlu adanya campur tangan pemerintah pusat, terutama dalam hal regulasi, sehingga bisa mendongkrak pertumbuhan perekonomian di daerah dan membantu percepatan pertumbuhan ekonomi secara nasional.

“Investasi di Batam, Bintan dan Karimun selama ini menurut saya masih stagnan. Makanya saya meminta dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Menterian Perekonomian untukmencarikan solusi melalui sebuah kebijakan yang bisa mempercepat pertumbuhan investasi di tiga wilayah ini,” ujar Nurdin usai bertemu Darmin Nasution.

Menurut Nurdin, apapun bentuk kebijakan Pemerintah Pusat, baik Free Trade Zone (FTZ) maupun Kawasan Ekonomi Khusus(KEK). Baik secara menyeluruh atau enclave tidak menjadi soal, yang penting eksalarasi pertumbuhan perekonomian Kepri bisa terpacu dan mampu menyaingi negara-negara lain yang menjadi pesaing.

“Kita lihat tadi Menteri sangat setuju sekali dengan berbagai usulan yang kita sampaikan. Dan apa yang kita minta ini memang tidak ada maksud lain, kecuali untuk ekselari pertumbuhan ekonomi bisa lebih cepat dan daerah-daerah yang stagnan itu bisa kita dorong. Sehingga kesejahteraan bisa merata secara perlahan di Kepri,” tegas Nurdin.

Masih kata Nurdin, Menteri Perekonomian Darmin Nasution bersedia berkunjung ke Batam guna menindaklanjuti pertemuan ini. Pada kesempatan ini, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun tidak sendiri saat menemui Menteri Perekonomian.

Mantan Bupati Karimun ini mengikutsertakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kepulauan Riau Johanes Kennedy dan Direktur PT Bintan Alumina, Santoni. Menteri Perekonomian RI Darmin Nasution sendiri tampak menyambut baik kehadiran Gubernur Kepri Nurdin Basirun beserta rombongan. Untuk mengimbanginya, Darmin mengikutsertakan Sekretaris Kementerian Perekonomian LukitaDinarsiah Tuwo dan Dirgen Bidang Hukum dan Perundangan Elen Setiadi.

Terkait upaya eksalarasi pertumbuhan perekonomian di Kepri, menurut Darmin, dirinya sudah berbicara langsung dengan Presiden RI Joko Widodo terkait pengembangan regulasi ekonomi untuk Bintan dan Karimun. Solusinya tetap sama menggunakan nama FTZ atau dibikin sama seperti Batam yang diubah namanya menjadi KEK, hal tersebut masih dalam pembahasan.

“Apapun bentuk payung hukumnya nanti, tentu saja fasilitasnya akan lebih bagus dan lebih ampuh untuk memacu pertumbuhan ekonomi di daerah, sehingga kita bisa bersaing dengan negara-negara lain yang memang menjadi pesaing kita,” ujar Darmin.

Adapun fasilitas yang lebih bagus yang dimaksud Darmin diantaranya adalah bisa langsung memasukkan barang kedalam negeri tanpa dikenakan pajak masuk selama produk yang diimpor kontennya minimal berjumlah 40 persen. Bahkan jikakonten produknya dibawah 40 persen, tetap akan bisa masuk tanpa dikenakan pajak. Dengan syarat barang tersebut berasal dari negara ASEAN.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar