Kader Terjaring OTT KPK, Demokrat Tuding Ada Permainan Politik

470
Pesona Indonesia
I Putu Sudiartana, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat yang terjaring OTT KPK, Selasa malam (28/6/2016). Foto: RMOL
I Putu Sudiartana, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat yang terjaring OTT KPK, Selasa malam (28/6/2016). Foto: RMOL

batampos.co.id -Anggota Komisi III DPR RI (OTT) dari Fraksi Demokrat I Putu Sudiartana yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait kasus suap pembangunan 12 ruas jalan di Sumatera Barat, menjadi pukulan telat Partai Demokrat.

Putu menambah daftar kader Demokrat yang terjerat kasus korupsi atau suap.

BACA: KPK Dalami Peran Anggota DPR RI dari Demokrat yang Terjaring OTT, Apakah Calo Anggaran?

Namun Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik menilai kemungkinan ada permainan politik di balik penetapan kadernya I Putu Sudiartana, menjadi tersangka dalam operasi tangkap tangan yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi , Selasa (28/6/2016) malam.

“Kemungkinan itu menjadi logis (penetapan tersangka karena Demokrat kritik pemerintah, red), ketika KPK tidak juga menjelaskan OTT itu,” ujar Rachland dalam konferensi pers yang digelar DPP Demokrat, Rabu (29/6/2016) malam.

BACA: Resmi Tersangka, Kader Demokrat yang Terjaring OTT Ditahan KPK

Rachland mengemukakan pendapatnya berdasarkan beberapa kejanggalan yang mengemuka. Antara lain, barang bukti dalam OTT disebut hanya berdasarkan transfer dan itupun bukan ditujukan kepada Putu.

BACA: Anggota DPR RI Terjaring OTT KPK Kader Partai Demokrat

Kejanggalan lain, Putu merupakan anggota Komisi III DPR, komisi yang membidangi masalah hukum, HAM dan keamanan. Sementara dugaan suap disebut-sebut terkait proyek infrastruktur di Sumatera Barat.

“Harusnya KPK sudah muncul menjelaskan apakah ada hubungan. KPK sampai hari ini tidak memiliki bukti Komisi III melakukan suap yang sebetulnya bukan kewenangan mereka,” ujar Rachland.

BACA: Kader Demokrat Terjaring OTT KPK, SBY Rapat Mendadak

Karena itu, Demokrat meminta KPK memberi penjelasan secara lengkap. Sehingga duduk persoalan menjadi jelas. Kalau tidak kecurigaan-kecurigaan di balik penetapan Putu menjadi tersangka, semakin mengemuka.

“Kenapa secepat ini ditetapkan sebagai tersangka. Jadi apabila tidak dijawab (oleh KPK,red) menjadi tanda tanya, apakah ini hukum murni atau politik,” ujar Rachland.(gir/jpnn)

BACA: Anggota DPR RI Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

Respon Anda?

komentar