Kapolresta; ‘Begal Tembak di Tempat’

593
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Kapolresta Barelang, Kombes Pol Helmy Santika menyebutkan pera pelaku kejahatan jalanan atau begal tak mempunyai rasa manusiawi. Pelaku tersebut dengan mudah melukai atau menghilangkan nyawa korbannya.

“Begal biasa. Mereka (pelaku) tak manusiawi,” ujar Helmy di sela-sela pemusnahan barang bukti hasil tangkapan selama bulan Ramadan di Mapolresta Barelang.

Dia menambahkan pelaku ini bisa beraksi dimanapun dengan memanfaatkan kelengahan korban. “Kalau ada kesempatan mereka bisa saja terpancing,” terangnya.

Menurut Dia, untuk menindak pelaku kejahatan jalanan tersebut sudah mengerahkan nggota bersenjata lengkap. Anggota itu tergabung dalam Tim Anti Bandit.

“Tim ini merupakan personel buser. Mereka menyebar di lokasi-lokasi yang rawan kejahatan,” tutur Helmy.

Selain itu, sambung Helmy, Tim ini bertugas mengawasi perumahan-perumahan yang rawan pembobolan. Termasuk membubarkan perkumpulan preman.

Helmy menegaskan sudah menginstruksikan anggotanya untuk menembak di tempat pelaku kejahatan tersebut. “Jika ditemui, langsung tembak di tempat. Ini diberikan agar memberikan efek jera kepada pelakunya,” tegasnya.

Dia juga mengaku selama bulan Ramadan tindakan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan kejahatan jalan atau pencurian dengan kekerasan meningkat atau dengan jumlah 21 kasus.

“Kita akan terus bekerja dan tidak akan tinggal diam,” tutupnya. (opi)

Respon Anda?

komentar