Kejaksaan Telisik Dugaan Penyelewengan Dana Penyertaan Modal BUMD Lingga

642
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Kejaksaan Negeri Daik Lingga diam-diam mengumpulkan data terkait dugaan penyalahgunaan dana penyertaan modal BUMD Kabupaten Lingga yakni PT Pembangunan Selingsing Mandiri. Hal ini diketahui setelah Kepala Seksi Intelijen Kejari Daik Lingga Efan Apturedi memastikan akan menindaklanjuti dugaan penyelewengan dana tersebut.

“Setelah libur lebaran kami akan menindaklanjuti dengan memanggil sejumlah sumber yang terkait,” kata Efan, Selasa (28/6) sore.

Ketika ditemui, Efan terkesan masih enggan membuka semua informasi terkait kasus dugaan penyelewengan dana penyertaan modal itu kepada wartawan koran ini. Pria yang telah bertugas selama tiga tahun di Kabupaten Lingga ini tidak ingin bercerita panjang terkait kepastian jumlah dana yang diduga diselewengkan tersebut.

Namun ketika ditanya, Efan hanya menjawab dana tersebut berkisar hingga miliaran rupiah. Samar-samar, terdengar dari ruang kerjanya, Efan meminta keterangan dari sejumlah aparatur sipil negara Kabupaten Lingga yang bersangkutan dan mengetahui dengan jelas dana penyertaan modal tersebut.

Selain itu, informasi yang didapat wartawan koran ini dari orang dalam kejaksaan, dia mengatakan, Efan telah mengantongi berkas terkait penyelewengan dana penyertaan modal dari Pemkab Lingga ke BUMD. “Sudah banyak data yang ada pada Efan tinggal manggil beberapa orang saksi saja untuk mendalaminya,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Menurut sumber tersebut, Efan tinggal memanggil sejumlah saksi dan langsung dapat menetapkan tersangka jika hal ini dinilai telah cukup bukti.

Seperti diketahui, Pemkab Lingga beberapa kali menyuntikkan dana miliaran rupiah kepada BUMD sebagai dana penyertaan modal agar perusahaan daerah itu tetap menjadi perusahaan yang sehat serta dapat mengembangkan usaha ke arah yang lebih baik. Tetapi sejumlah tokoh dan masyarakat menilai selama ini usaha yang dikembangkan BUMD masih tergolong minim dan belum dapat menyumbang PAD lebih baik. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar