Resmi Tersangka, Kader Demokrat yang Terjaring OTT Ditahan KPK

797
Pesona Indonesia
Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat I Putu Sudiartana keluar dari Gedung KPK, Jakarta, Kamis (30/6). Putu ditahan terkait proyek dari Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang, dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat. Foto: Ricardo/JPNN.com
Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat I Putu Sudiartana keluar dari Gedung KPK, Jakarta, Kamis (30/6). Putu ditahan terkait proyek dari Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang, dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat. Foto: Ricardo/JPNN.com

batampos.co.id – Kader Partai Demokrat yang juga anggota Komisi III DPR RI I Putu Sudiartana yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (28/6/2016) malam, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap anggaran 12 ruas jalan di Sumatera Barat pada APBN Perubahan 2016, Kamis (30/6/2016) dini hari.

BACA: Kader Terjaring OTT KPK, Demokrat Tuding Ada Permainan Politik

Tak hanya itu, anak buah mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu langsung ditahan. Putu tampak keluar dari gedung KPK, Kamis (30/6/2016) pukul 1.40 WIB dini hari.

Putu langsung dijebloskan ke Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Selatan.

BACA: KPK Dalami Peran Anggota DPR RI dari Demokrat yang Terjaring OTT, Apakah Calo Anggaran?

Saat keluar dari gedung KPK menuju mobil tahanan, Putu memilih bungkam saat dicecar awak media. Mengenakan rompi tahanan KPK warna oranye dan topi, legislator asal Bali itu hanya menunduk sambil berjalan menuju mobil tahanan.

“Yang bersangkutan ditahan untuk 20 hari pertama,” kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak, Kamis (30/6/2016) dini hari.

BACA: Anggota DPR RI Terjaring OTT KPK Kader Partai Demokrat

Tidak hanya Putu, stafnya Novianti yang juga menjadi tersangka sama-sama memilih bungkam.

Novianti yang ditahan di Rutan KPK terlihat berupaya menutupi wajahnya. Hal sama dilakukan tersangka Suhemi, juga berupaya menutupi wajahnya dengan kain saat hendak digelandang ke Rutan Pomdam Jaya, Guntur, Jaksel.

BACA: Kader Demokrat Terjaring OTT KPK, SBY Rapat Mendadak

Pun demikian tersangka pengusaha Yogan Askan dan Kepala Dinas Prasana Jalan dan Tata Ruang Pemukiman Sumatera Barat, Suprapto. Keduanya memilih bungkam.

Yogan ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat. Sedangkan Suprapto dijebloskan ke Rutan Salemba, Jakarta Pusat. (boy/jpnn)

BACA: Anggota DPR RI Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

Respon Anda?

komentar