Terdakwa Pembawa Sabu 200 Gram Diganjar Penjara 13 Tahun

376
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Membawa narkotika golongan I jenis sabu dari Malaysia seberat 200 gram, mengantarkan terdakwa Habibi bin Muhammad Yasin ke penjara selama 13 tahun. Putusan hukuman terhadap terdakwa Habibi itu, digelar Rabu (29/6) di Pengadilan Negeri Batam.

Hakim Ketua Syahrial, didampingi Hakim Anggota Taufik dan Yona Lamerosa, menjatuhkan hukuman yang lebih ringan dari tuntutan JPU sebelumnya. Dimana, JPU Bani I Ginting menuntut terdakwa dengan pidana selama 15 tahun.

“Sesuai kesepakatan majelis hakim dan perbuatan terdakwa, maka dijatuhi hukuman pidana selama 13 tahun dan denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan kurungan,” kata hakim Syahrial.

Atas putusan itu, terdakwa Habibi menerimanya. Sementara JPU Bani menyatakan pikir-pikir.

Diketahui, sabu 200 gram yang menjadi barang bukti kepemilikan terdakwa, merupakan sabu yang dibawanya dari Malaysia untuk ia antarkan ke pembeli di Banjarmasin. Melalui jalur laut dari pelabuhan Stulang Laut, Johor menuju pelabuhan Harbour Bay, Batam.

Situasi aman memihaknya sehingga ia terbebas dari pemeriksaan di pelabuhan Harbour Bay itu. Saat ia hendak menuju Banjarmasin melalui jalur udara, disanalah langkah terdakwa terhenti.

Sabu yang diselipkannya diikat pinggang berkepala tembaga yang ia kenakan, justru terjatuh karena petugas pemeriksa di Bandara Hang Nadim meminta terdakwa melepaskan benda yang terbuat dari tembaga.

Akibat terlihat oleh petugas pemeriksa, terdakwa langsung diamankan hingga diserahkan ke pihak polisi. Terdakwa yang dijanjikan upah Rp 10 juta, sangat tergiur dan nekad menerima tugas tersebut karena ia seorang pengangguran. (cr15)

Respon Anda?

komentar