Harus Selesai Juli, Proyek Interkoneksi Dikebut Siang Malam

741
Pesona Indonesia
Ilustrasi interkoneksi listrik.
Ilustrasi interkoneksi listrik.

batampos.co.id – Pembangunan tower dan Gardu Induk (GI) Proyek Interkoneksi listrik Batam-Bintan (Babin) terus dikebut siang malam. Menurut Penanggungjawab proyek pembangunan jaringan dan GI listrik Babin, Khairizal Rangkuti, mega proyek tersebut ditargetkan selesai di akhir Juli mendatang.

“Hingga saat ini pelaksanaan pembangunan tapak dan tower serta GI listrik interkonekasi sudah mencapai 70 persen, over all progress dari schedule progress kegiatan yang direncanakan,” ujarnya menjawab pertanyaan wartawan di Tanjungpinang, Rabu (29/6) malam lalu.

Dijelaskannya, dari 238 tapak tower listrik interkoneksi Babin yang melewati Jalan Lintas Barat Tanjunguban-Tanjungpinang, serta ke Kijang, saat ini sudah terbangun 125 tapak dan tower. Selain itu 52 tapak tower sedang on going atau dalam proses pekerjaan. Begitu juga Gardu Induk di Sribintan, pelaksanaannya terus dikerjakan siang dan malam.

Diungkapkannya juga, terkait 61 titik tapak tower lainnya, proses penyelesaian ganti rugi lahan, dengan pelaksanaan pembayaran dan penitipan dana ganti rugi melalui konsinyasi di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang sedang dilakukan. Untuk mendukung rencana kerja ini, tentunya mengharapkan dukungan dan kerjasama semua pihak.

Disinggung mengenai adanya peringatan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri yang mendorong percepatan penyelesaian proyek tersebut, Khairizal mengatakan kontrak perpanjangan kerja pelaksanaan proyek interkoneksi Babin masih akan berlangsung hingga Desember 2016. Meskipun demikian, dengan tenggat waktu yang ditargetkan Juli sampai September 2016, pekerjaan pembangunan tower dan GI akan dapat dilaksanakan.

“Komitmen kami, sebelum Desember 2016, Tower dan GI serta jaringan interkoneksi ini, sudah harus Siap. Penegasan itu yang disampaikan General Maneger Unit Induk Pembangkit (UIP) II PT PLN (Persero) Medan,” ungkapnya.

Lebih lanjut katanya, untuk mengejar target penyelesaian proyek tersebut, selain mengerahkan sejumlah alat dan material yang dibutuhkan, seluruh teknisi dan tenaga kerja proyek pemasangan tower dan Gardu Induk (GI) di Jalan Lintas Barat, Sri Bintan, Air Raja dan Kijang, akan tetap bekerja pada libur lebaran nanti.

“Untuk segera menyiapkan pekerjaan ini, sebagaimana amanah pemerintah, kami tetap upayakan sedaya upaya dan tenaga yang kami miliki dan bahkan sejumlah pekerja yang siap tidak lebaran di kampung halaman, kami tawarkan insentif gaji. Mereka sudah menyatakan siap bekerja dalam libur lebaran untuk menyelesaikan pembangunan tower dan GI listrik interkoneksi di Bintan ini,” paparnya.

Dari 500 orang lebih tenaga teknisi pekerja saat ini, tambah Khairizal, sebagiaan menyatakan siap untuk tidak pulang kampung dan libur hanya hari pertama dan hari kedua lebaran. Sedangkan sebagian tenaga kerja, ada juga yang memilih pulang, dan hal itu sangat dihargai.

Rizal juga mengharapkan, dengan komitmen PT PLN dalam menggesa pelaksanaan pembangunan tower, gardu dan jaringan interkoneksi listrik Babin ini, sangat mengharapkan peran semua pihak, Pemerintah Daerah khususnya masyarakat sekitar pelaksanaan pembangunan.

“Kami juga mengundang masyarakat dan anak-anak muda yang memiliki skil dalam kelistrikan, untuk ikut bekerja menyelesisakan proyek ini serta masyarakat pemilik lahan. Karena dengan siapnya tower dan jaringan listrik interkoneksi ini, akan menjadi jaminan bagi investor, serta masyarakat yang ada di Pulau Bintan,” tutupnya.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar