Imigrasi Tanjunguban Deportasi Pekerja Ilegal asal China

742
Pesona Indonesia
Delapan Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal yang bekerja di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) diamankan beberap waktu lalu. Kini Imigrasi mendeportasi pekerja asal China yang ilegal.foto:harry/batampos
Delapan Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal yang diamankan beberap waktu lalu. Kini Imigrasi kembali mendeportasi pekerja asal China yang ilegal.foto:harry/batampos

batampos.co.id – Kantor Imigrasi Kelas II Tanjunguban mendeportasi seorang pekerja Perusahaan Singtac Lobam, Zang Lie ke negara China, Kamis (30/6). Deportasi tersebut dilakukan imigrasi dengan menumpangi Pesawat Garuda melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, lalu kembali diterbangkan ke Sanghai.

“Usai bersangkutan bayar denda ke negara sebesar Rp 25 juta. Kita langsung mendeportasinya ke negara asal dengan Pesawat GA 894 tujuan Shanghai dan dikawal Pejabat Imigrasi Kelas II Tanjung Uban, Kristrian F.Tuilan,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjunguban, Suhendra.

Diceritakannya, Zang Lie ditangkap oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas II Tanjunguban saat dilakukan pengawasan orang asing di Perusahaan Singtac Lobam 2 Juni 2016. Ketika diperiksa, ia tak dapat menunjukan paspor dan ijin tinggalnya. Sehingga Kantor Imigrasi Kelas II Tanjunguban melakukan tindakan keimigrasian terhadap bersangkutan dan menyerahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang untuk diproses lebih lanjut hukumnya.

Dalam sidang di PN Tanjungpinang, lanjutnya, bersangkutan terbukti melanggar peraturan keimigrasian pasal 116 Undang-undang Nomor 6 tahun 2011. Sehingga bersangkutan dikenakan wajib bayar denda sebesar Rp 25 juta dan diusir atau deportasi dari Indonesia ke negara asalnya China.

“Kita akan melakukan tindakan keimigrasian terhadap orang asing yang terbukti melanggar peraturan keimigrasian. Baik dengan pengusiran maupun upaya projustisia,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar