Jelang Lebaran, Penukaran Uang di Daerah Ini Capai Rp 3,7 Triliun

1195
Pesona Indonesia
Kepala Perwakilan BI Riau, Ismet Inono. Foto: Riau Pos/jpg
Kepala Perwakilan BI Riau, Ismet Inono. Foto: Riau Pos/jpg

batampos.co.id – Antusias masyarakat Riau untuk menukar uang pecahan kecil tahun ini masih tinggi. Buktinya, hingga penutupan pelayanan penukaran uang di Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau bekerja sama perbankan menembus angka Rp 3,7 triliun.

“Sampai Kamis (30/6) penukaran uang menembus Rp 3,7 triliun. Pecahan uang yang paling banyak ditukarkan masyarakat adalah Rp 20 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 2 ribu. Namun ada juga yang menukar pecahan Rp 50 ribu,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Ismet Inono, seperti dikutip dari Riau Pos (Jawa Pos Group).

Ismet menyebutkan, pihaknya juga menyiapkan uang sebesar Rp1,5 triliun untuk persiapan uang di ATM. Pasalnya bank hanya beroperasi hingga 4 Juli 2016. ‘’Rp1,5 triliun untuk persiapan uang di ATM selama libur bersama Idul Fitri. ATM se-Riau berjumlah sekitar 1.800. Jadi kalau digabungkan penukaran uang Rp3,7 triliun ditambah Rp1,5 triliun, jumlahnya sekitar Rp5,2 triliun. Jadi sesuai proyeksi sebelumnya,’’ jelasnya.

Untuk memenuhi permintaan penukaran uang, pihaknya berjibaku untuk mempersiapkan lonjakan permintaan uang tersebut. Ia berharap, masyarakat melakukan penukaran uang di tempat resmi sehingga terbebas dari selisih nilai uang dan kasus uang palsu.

‘’Kalau di tukar ditempat resmi tidak ada potongan, tidak ada dipungut bayaran. Kalau ada dipungut bayaran laporkan kepada kami biar bisa kami tindak tegas,’’ tuturnya.

Terkait hari operasi bank, Ismet lebih lanjut menjelaskan, bank masih buka pada Jumat (1/7) dan Senin (4/7). Selanjutnya mulai Selasa (5/7) hingga Jumat (8/7) bank akan libur Idul Fitri dan libur bersama. Selanjutnya, Senin (11/7) bank akan resmi beroperasi seperti biasa.

“Pejabat BI dilarang cuti. Senin (11/7) semuanya sudah masuk kerja seperti biasa,” tegasnya.

Untuk lebih menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap uang, usai Idul Fitri Bank Indonesia akan mengkampanyekan gerakan cinta uang. Gerakan ini melibatkan mitra UMKM, sekolah, masyarakat di lokasi car free day Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Selain itu juga melibatkan Generasi Baru Indonesia. Generasi Baru Indonesia ini merupakan mahasiswa yang menerima beasiswa dari Bank Indonesia.

‘’Selain itu, kami juga mempunyai program BI Mengajar. Program ini, kami mengajarkan dan berbagai ilmu. Mulai dari melakukan kegiatan usaha, ilmu sosial, pemahaman akan uang dan sebagainya,’’ imbuhnya.(mar/ray/jpnn)

Respon Anda?

komentar