Lega, Batam Bebas dari Vaksin Palsu

881
Pesona Indonesia
Ilustrasi vaksin bayi. Foto: istimewa
Ilustrasi vaksin bayi. Foto: istimewa

batampos.co.id – Kapolda Kepri, Beigjend Sam Budi Gusdian menegaskan Kepri khususnya Batam bersih dari peredaran vaksin palsu untuk balita. Diduga, vaksin berbahaya ini telah beredar dibeberapa wilayah.

“Saya sudah intruksikan unit Intelkam dan Krimsus (kriminal khusus) untuk mendalami hal ini (peredaran vaksin palsu,” ujar Sam di Mapolresta Barelang.

Dia menyebutkan pemeriksaan vaksin palsu tersebut akan dilakukan ke seluruh rumah sakit dan klinik. “Kita akan lakukan pemeriksaan,” tegasnya.

Menurut Dia, dari pemeriksaan sementara, vaksin tersebut tak pernah masuk ke wilayah Kepri. Hal itu diketahui dari daftar pemesanan distributor yang sudah diamankan Jajaran Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

“Tidak ada pesanan langsung (ke Kepri). Jadi kemungkinan tidak akan masuk,” tutur lulusan Akpol 1986 ini.

Seperti diketahui, vaksin palsu ini susah dibedakan dengan aslinya. Vaksin dikemas dari botol bekas dari rumah sakit. Sementara penggunanya akan mengalami gangguan imunitas hingga menyebabkan kematian.

Lebih lanjut, kata Sam, pihaknya terus memperketat pengawasan terhadap barang ilegal yang masuk ke Kepri. Seperti penyelundupan daging ilegal.

“Tugas kita hanya mengawasi dan tidak ada wewenang untuk menindak. Yang menindak instansi terkait (Bea dan Cukai),” tutupnya. (opi)

Respon Anda?

komentar