Pemprov Kepri Upayakan Gali Potensi PAD Baru

1116
Pesona Indonesia
Reni Yusneli
Reni Yusneli

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri akhirnya memberikan jawaban terhadap catatan-catatan fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2015 pada sidang paripurna, Rabu (29/6) lalu.

Satu sorotan dari Fraksi Golkar tentang penyusutan pendapatan dana bagi hasil yang berimbas pada sektor pendapatan, membuat Pemprov Kepri merasa perlu mengupayakan sumber pendulang pendapatan asli daerah (PAD) lain.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Pemprov Kepri, Reni Yusneli menjelaskan pihaknya akan melakukan berbagai langkah strategis diantaranya dengan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan asli daerah.

“Kami akan menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah yang baru. Kedua, kami juga akan melakukan program pemutihan dan penghapusan PKB, BBNKB, sehingga memperbanyak jumlah wajib pajak serta menaikkan penerimaan pajak,” kata Reni yang mewakili Gubernur Kepri, di ruang sidang paripurna DPRD Kepri.

Selanjutnya, Pemprov juga akan melakukan substitusi dengan mengusahakan penambahan dana transfer untuk dana alokasi umum. “Dinas-dinas teknis yang terkait dengan program prioritas akan kami arahkan untuk menawarkan kepada kementerian atau lembaga terkait untuk dikerjakan menggunakan anggaran APBN,” tambahnya.

Hal yang sama juga berlaku untuk sektor maritim. Pemprov Kepri akan menggandeng Pemda tingkat II untuk bekerjasama dengan pemerintah pusat menggarap kemaritiman di Kepri ini.

Fraksi Hanura Plus juga mendapat tanggapan dari Pemerintah Provinsi. Pada sidang paripurna sebelumnya, Hanura Plus menyoroti tentang perlu pemerintah provinsi Kepri meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangannya. Hal ini perlu agar kebijakan Pemprov Kepri sesuai dengan RPJMD dan penganggarannya.

“Khusus untuk akuntabilitas, Pemprov Kepri akan konsisten menjalankan pemerintahan yang terbuka dan akuntabel. Agar pemerintah Kepri kedepan berjalan dengan baik,” janji Reni.

Paripurna yang juga dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kepri Rizki Faisal, Pemerintah menyerahkan jawaban dalam bentuk matriks. Seluruh jawaban ini merupakan rangkuman dari pandangan fraksi-fraksi yang disampaikan dalam paripurna Senin (27/6) sebelumnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar