Polda Kepri Sita Aset Mantan Wakil Bupati Natuna

947
Pesona Indonesia
Imalko Ismail
Imalko Ismail

batampos.co.id – Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri menyita aset mantan Wakil Bupati Natuna, Imalko. Salah satu aset yang diamankan tersebut yakni satu unit mobil Toyota Hilux biru. Pembelian mobil ini diduga dari hasil aliran dana korupsi Bansos BP Migas.

“Sudah kami sita pada Sabtu (25/6) lalu,” kata Kasubdit III Tipidkor Polda Kepri AKBP, Arif Budiman, kemarin.

Dari infomasi yang didapat Batam Pos (grup batampos.co.id), Imalko hanya mengakui mendapatkan aliran dana dari dua tersangka lainnya sebanyak Rp 300 juta. Dan uang itu diduga dipergunakan untuk membeli mobil Hilux seharga Rp 250 juta.

Ia mengatakan bahwa penyitaan ini sudah dilakukan sesuai prosedur. Menurut Arif, hanya satu itu saja aset Imalko yang disita. Sebab dari pengakuan Imalko, aliran uang yang didapatnya dari dua tersangka lainnya sudah dihabiskannya. “Penyitaan aset yang bernilai tinggal mobil itu saja. Lainnya habis dipake,” ujar Arif.

Arif mengungkapkan kasus Bansos BP Migas ini sudah memasuki tahap akhir. Sebab setelah ini, pihaknya tak akan lagi menetapkan tersangka baru. “Kasusnya sudah selesai,” ujarnya.

Puncak kasus Korupsi BP Migas Natuna adalah ditetapkanya Imalko sebagai tersangka. Peranan Imalko, diduga sebagai pelindung. Dengan menggunakan kekuasaanya, M Nazir dan Erianto dalam waktu lama dapat menikmati uang negara.

Pencairan uang dilakukan selama tiga kali, jumlah uang dikucurkan sebanyak Rp 4,45 miliar. Tapi dalam perjalanannya, dipertanggungjawabkan oleh para tersangka hanya sekitar Rp 1 miliar saja.

Tersangka M Nazir dan Erianto, sudah diserahkan pihak kepolisian ke Kejaksaan. Keduanya hanya menunggu persidangan saja. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar