Restauran Kopi O Bintan Lagoon Resort Berubah Jadi Restauran Fiesta

1224
Pesona Indonesia
 Bintan Lagoon Resort (BLR) menggelar buka puasa bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, di Restoran Fiesta, Rabu (29/6). foto:harry/batampos
Bintan Lagoon Resort (BLR) menggelar buka puasa bersama sekaligus peluncuran Restauran Fiesta, Rabu (29/6). foto:harry/batampos

batampos.co.id – Bintan Lagoon Resort (BLR) mengubah Restauran Kopi O menjadi Restauran Fiesta. Rebranding ini untuk meningkatkan kanyamanan tamu. Bahkan demi mendapatkan kepuasan dari tamu, perencanaan hingga estetika interior restoran diciptakan secara matang. Dari letaknya yang didukung dengan pemandangan pantai dan laut China Selatan yang menakjubkan serta bentuknya yang moderen dan kapasitasnya yang bisa menampung 544 orang diantaranya 372 di area dalam dan 290 orang di area luar.

Restauran ini memiliki konsep yang menggabungkan berbagai macam kuliner terkenal dari beberapa negara yang dikemas dengan interior modern dan penuh warna sehingga menimbulkan suasana yang hidup, menyenangkan dan bersemangat. Tujuan konsep keberagaman kuliner di Fiesta ini adalah untuk mengakomodir para tamu yang berasal dari banyak negara.

“Restauran Fiesta ini diambil dari bahasa Spanyol yang berarti perayaan atau pesta. Posisi serta suasana restoran yang kita buat sangat menajubkan. Tentunya dengan itu semua bisa meningkatkan napsu makan para tamu,” kata Presdir BLR, Moe Ibrahim.

Ditambahkannya, Restauran Fiesta ini juga memiliki pelayanan secara khusus untuk tamu keluarga yang datang bersama anak-anak yaitu menyediakan buffet khusus untuk anak dengan ukuran counter yang lebih rendah dan nyaman. Sehingga mereka memiliki pengalaman istimewa memilih menu buffet sesuai selera.

Selain itu juga dihadirkan sembilan cooking station atau buffet counter di restauran ini yaitu masakan Indonesia, Korea, Jepang, Chinese, India, Italia, hidangan barat, counter salad dan makanan beku, serta counter khusus anak-anak. Setiap counter didesain secara fleksibel sesuai dengan masing-masing tema masakan khas suatu negara ataupun pada periode perayaan khusus. Pada lantai bawah area outdoor, terdapat delapan counter minuman yang berbentuk gerobak dorong dan counter menu telur omelette dan hidangan penutup yang berbentuk mobil mini. Sedangkan lantai bawah restoran terdapat area panggung yang luas yang menyuguhkan hiburan mulai dari musik-musik top 40s hingga musik-musik favorit sepanjang masa pada jam makan siang dan makan malam.

“Pada area lounge restoran terdapat foto wall yang dirancang khusus dengan backdrop kayu berukuran 2,8 m dari lantai hingga atap yang dihiasi dengan logo warna-warni Fiesta sebagai latar belakang foto bagi yang ingin selfie atau wefie. Khusus bagi pengunjung warga negara Indonesia mendapatkan diskon sebesar 50 persen dan berlaku diseluruh outlet, F dan B di BLR, dengan hanya menunjukan kartu identitas. Restauran Fiesta buka setiap hari mulai pukul 06:30-22:30 WIB,” bebernya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan BLR ini memiliki luas area lebih dari 300 Hektare (Ha) dengan posisi resort tepi pantai dan suasana tropis Pulau Bintan. Salah satu kawasan pariwisata di Lagoi ini merupakan destinasi terintegrasi yang mendukung gaya hidup untuk bersantai karena memiliki total 470 kamar, suite dan villa bergaya kontemporer yang dilengkapi dengan 12 pilihan fasilitas F dan B, sembilan ruang pertemuan dan Great Hall. Sedangkan untuk fasilitas rekreasi terdiri dari lapangan golf 18-hole yang berada dalam Bintan Lagoon Golf Club rancangan Jack Nicklaus dan Ian Baker-Finch, 50 macam olahraga laut dan aktivitas darat, serta perawatan Spa.

“Kami akan mendukung kemajuan BLR di Indonesia. Karena BLR juga sangat berperan penting dalam meningkatkan angka Kunjungan wisatawan mancanegara dan lokal serta berkontribusi dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bintan,” katanya.

Bintan, lanjutnya, menjadi pilot project Pemerintah Pusat pada sektor pariwisata yang akan menjadi mesin penarik wisatawan ke Indonesia. Bahkan Bintan yang dalam waktu dekat ini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) secara menyeluruh, ditargetkan 2017 mendatang akan memperoleh 2,5 juta kunjungan. Dengan target ini Bintan bisa menggeser posisi Bali dan Jakarta sebagai daerah pendistribusi terbesar pariwisata setiap tahunnya di Indonesia.

Agar capaian itu bisa terealisasi, sambungnya, diharapkan seluruh pengusaha pariwisata bisa bekerjasama untuk menciptakan inovasi paket wisata yang baru dan menarik. Bahkan diharapkan bisa menarik investor untuk berinvestasi di Bintan.

“Jika semua ini berjalan lancar semua pihak diuntungkan. Khususnya kepada masyarakat, dengan bertambahnya paket wisata dan resort baru pastinya membutuhkan tenaga kerja tempatan. Jadi kita minta masyarakat Bintan bisa mendukung sektor pariwisata yang ada di kabupaten ini,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar