Alamak, Dua Hari Petugas Kebersihan Mogok Kerja, Sampah Berserakan Dimana-mana

558
Pesona Indonesia
Warga membuang sampah di pinggir Jalan Laksamana Bintan, Seipanas, karena sampah jarang diangkut. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Sampah berserakan dimana-mana Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Dua hari lamanya petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan dan Pertamana (DKP) Kota Batam melakukan mogok kerja. Akibatnya sampah disejumlah Tempat Pembungan Sementara (TPS) pun mulai terlihat meluber hingga memakan badan jalan.

Di Wilayah Batuaji dan Sagulung misalnya, tumpukan sampah terjadi disejumlah TPS, seperti di TPS depan Lembaga Pemasyarakatat (Lapas) kelas II A Barelang, di depan Perumahan Taman Cipta Asi, TPS Simpang Nato, TPS Simpang Base Camp, TPS Fanindo, dan di depan Perumah Jupiter.

Rocy Pemulung di TPS Simpang Base Camp Batuaji menuturkan, selama dua hari dirinya tidak melihat petugas kebersihan bekerja membersihkan sampah di TPS simpang Base Camp itu, biasanya petugas selalu mengambil sampah setiap hari mulai dari pukul 06.00 WIB.

“Biasanya pagi sudah ada dua orang bapak-bapak yang membersihkan sampah di sini,” kata Rocy.

Hingga pukul 13.00 WIB sampah di tempat tersebut masih terlihat berserakan belum diangkut oleh petugas kebersihan.

“Tadi ada petugas datang cuma ngambil bin kontainer yang penuh isi dan diganti dengan bin yang kosong, cuma itu aja, sampahnya tetap nggak diangkut,” ungkap Rocy.

Sementara itu, sampah yang ada di depan Lapas juga sudah tidak diangkut dua hari. Akibatnya sampah di lokasi tersebut sudah meluber hingga ke bagian jalan. “Bin nya sudah penuh juga,” ujar Siti.

Dia mengatakan, keberadaan sampah sudah terjadi dua hari, sejak Kamis (30/6) hingga Jumat (1/7) belum juga diangkut oleh petugas kebersihan. “Kalau nggak diangkut bisa busuk di sana,” tuturnya.

Akibat banyak sampah dilokasi itu, membuat jalan raya Trans Barelang yang merupakan rute destinasi wisata Jembatam Barenag menjadi tercemar. Hingga pukul 11.00 WIB sampah masih terlihat bertumpuk. (cr14)

Respon Anda?

komentar