Bupati Anambas Disarankan Seleksi Pejabat dan Melalui Psikotes

815
Pesona Indonesia
Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris.
Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris.

batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas belum bisa berkomentar banyak mengenai pemilihan Pejabat esselon IV, III dan esselon II dilingkungan Kabupaten Kepulauan Anambas yang dikabarkan akan dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang. Meski ada saran dari sejumlah pihak harus ada seleksi pejabat dan psikotes namun pihaknya enggan mengomentari hal itu.

Dirinya mengatakan, mengenai hal itu masih dipelajari dulu. Akan dilihat dulu mana pegawai yang benar-benar siap dan mau bekerja. Karena menurutnya, yang bisa bekerja itu banyak, tapi yang mau bekerja itu yang dibutuhkan.

“Ketika dibutuhkan untuk kerja malam, siap, itu karena mau bekerja, berbeda dengan yang bisa tapi tidak mau bekerja, kalau mengenai psikotes dan sebagainya itu terlalu jauh, ungkapnya kepada wartawan Jumat (1/7) siang.

Bupati juga masih menunggu instruksi apakan pemilihan pejabat itu harus menggunakan open bidding atau tidak. “Kita masih menunggu aturannya, kalau pakai open bidding ya kita lakukan sesuai aturan,” ungkapnya lagi.

Sementara itu sebelumnya, Camat Siantan Tengah Herry Fakhrizal, mengatakan, langkah seleksi dan psikotes ini dapat menjadi
pertimbanagan Bupati dan Wakil Bupati dalam menempatkan pejabat dijajarannya. “Kami mengusulkan hal ini agar pemerintahan kedepan memang diisi oleh orang-orang yang punya kemampuan dan siap berkerja membantu bupati dan wakil bupati dalam mewujudkan visi dan misinya kedepan,” demikian disampaikan Herry, Rabu (29/6)

Selain itu juga Herry meminta dalam kepemimpinan Bupati dan wakil Bupati saat ini, dibuat persyaratan untuk pejabat naik eselonnya. Misalkan pejabat untuk naik dari Eselon IVB ke IV A, minimal dua kali agar pejabat tersebut matang dalam bertugas.

Lebih jauh mantan Kabag Humas Pemkab Anambas itu menyampaikan, dengan psikotes yang dilaksanakan akan diketahui lebih lengkap karakter hingga kemampuan personal masing-masing PNS.

“Yang diharapkan adalah pemimpin dapat melihat PNS bukan hanya dari satu sisi saja, tapi daya tangkap, mampu memilih dan memilih antar yang baik dan yang buruk untuk kepentingan umum dan lainnya, ini bukan solusi baik yang disampaikan, dan sebagai penentun nanti, namun tetap dapat dibuat sebagai pertimbangan,” paparnya.

Para pejabat harus siap menandatangani fakta intergritas, siap dengan visi dan misi yang sejalan dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati. Bukan hanya itu, pejabat tersebut harus siap menandatangani kontrak enam bulan dapat melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi.”Jika tidak mampu melaksanakan harus siap non job, hal ini untuk menjaga jangan sampai rutinitas habis, perkerjaan fisik tidak jalan, bagaimana pertanggung jawaban SKPD terhadap pemerintah dan masyarak,” katanya.

Herry sangat berharap terjadi perubahan kedepan yang lebih baik sehingga Anambas lebih baik, lebih maju dan lebih berkembang. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar